Pelatih Arema FC, Marcos Santos/Foto: ILeagueIndoragamnewscom, JAKARTA-Kemenangan Arema FC 2-0 atas tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno bukanlah hasil yang didapat dengan mudah. Pelatih Marcos Santos mengakui, sejak awal ia telah mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi atmosfer berat dari puluhan ribu The Jakmania.

Namun, kemenangan yang diraih melalui dwi gol Gabriel Silva pada menit ke-82 dan menit 90+8 itu adalah bukti eksekusi yang sempurna atas rencana yang telah disusun. Santos tak hanya memuji skuadnya, tetapi juga memberi apresiasi khusus bagi Aremania yang melakukan perjalanan jauh dari Malang.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bahwa Arema mampu menjaga clean sheet meski tanpa bek tengah murni dan mengandalkan pemain baru seperti Walisson Maia.
Marcos Santos menyadari betul bahwa kunci pertandingan ada di persiapan mental. “Jadi, saya sudah tahu persis situasi hari ini akan sangat berat menghadapi atmosfer dari suporter Persija,” ujarnya.
Apalagi, Arema harus berhadapan dengan situasi genting saat gol Persija dibatalkan karena offside. Momen itu justru menjadi batu loncatan.

“Tapi Coach ingin beri apresiasi juga untuk Aremania yang datang langsung dari Malang dengan bus, luar biasa dari babak pertama sampai habis tetap dukung,” lanjutnya.
Dukungan inilah yang menjadi suntikan semangat ekstra bagi para pemain untuk terus menekan hingga akhirnya Gabriel Silva membobol gawang Persija.
Di balik kemenangan ini, Marcos Santos membongkar dua pilar utama: disiplin taktik dan integrasi pemain baru. Ia mengaku puas karena skuadnya menjalankan instruksi dengan tepat. “Secara taktik, anak-anak lakukan apa yang dilakukan di dalam latihan dan saya senang karena semua itu berjalan,” katanya.
Pujian khusus ia berikan kepada Walisson Maia, pemain baru yang langsung beradaptasi dengan cepat. “Maia yang ada di samping saya ini luar biasa, baru datang dua-tiga hari tetap berlatih walaupun capek, tapi dia main luar biasa hari ini membantu tim,” ujar Santos.
Performa Maia menjadi faktor kritis dalam menjaga pertahanan tetap rapat dan menghasilkan clean sheet yang berharga.
Bagi Marcos Santos, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin di tabel klasemen. Ini adalah pesta yang dirayakan bersama para pendukung setia. Apresiasinya terhadap Aremania yang memadati tribunjauh SUGBK menunjukkan bahwa ia memandang pertandingan sebagai sebuah pertunjukan yang melibatkan emosi kolektif.
Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga bagi Arema FC untuk melanjutkan perjalanan di Liga Super 2025/2026. Dengan disiplin taktik, mental tangguh, dan dukungan suporter yang solid, Arema membuktikan diri sebagai tim yang siap bersaing di papan atas.







Tidak ada komentar