Gedung kantor Indosat Ooredoo Hutchison dengan informasi kinerja keuangan 2025 dan pertumbuhan laba bersih/Foto: Humas IndosatIndoragamnewscom, DENPASAR-Laba bersih Indosat 2025 mencatat pertumbuhan dua digit seiring penguatan pendapatan dan profitabilitas perusahaan. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IDX: ISAT) membukukan pendapatan sebesar Rp56,5 triliun sepanjang 2025, sementara laba bersih meningkat 12,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Capaian tersebut menjadi indikator berlanjutnya akselerasi bisnis perusahaan di tengah transformasi digital dan kompetisi industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Pendapatan dan EBITDA Tumbuh Konsisten
Pada kuartal IV 2025, Indosat mencatat pendapatan Rp15,36 triliun atau tumbuh 9 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ). Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 53,5 persen QoQ dan 12,2 persen YoY menjadi Rp5,5 triliun.

Kinerja operasional juga tercermin dari peningkatan EBITDA yang naik 12 persen menjadi Rp26,6 triliun. Pertumbuhan EBITDA yang lebih cepat dibanding pendapatan menunjukkan efisiensi operasional yang semakin kuat.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai perusahaan menutup tahun 2025 dengan momentum yang positif untuk melanjutkan pertumbuhan.
“Pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, serta kinerja laba bersih yang solid mencerminkan konsistensi strategi kami. Pertumbuhan ARPU yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus berkelanjutan pada pengalaman pelanggan,” ujar Vikram.
Indosat mencatat average revenue per user (ARPU) meningkat hingga mencapai Rp44 ribu. Peningkatan ini didorong oleh penerapan personalisasi berbasis kecerdasan artifisial (AI), peningkatan kualitas jaringan, serta inovasi yang berfokus pada keamanan digital.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection, yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan dan keamanan pelanggan dalam penggunaan layanan digital.
Perluasan Layanan Digital dan Jaringan 5G
Di sisi layanan, Indosat memperluas ekosistem digital melalui pengembangan fixed wireless access (FWA) lewat produk HiFi Air. Perusahaan juga terus memperkuat jaringan 5G yang kini telah tersedia di 24 kota di Indonesia.
Hingga akhir 2025, jumlah pelanggan Home Broadband (HBB) Indosat tercatat sekitar 400.000 pelanggan.
Fokus perusahaan tetap diarahkan pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan keamanan digital, serta percepatan transformasi berbasis AI sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.







Tidak ada komentar