Ketua Persit KCK Cabang Sumenep Nourma Persada menanam pohon akasia di Lapangan Adirasa, Kalianget/Foto: Persit KCK SumenepIndoragamnewscom, SUMENEP-Lima puluh bibit pohon keras ditancapkan di tanah Lapangan Adirasa, Rabu (29/4/2026).

Akasia, mangga, cempaka, kenanga, hingga kiara payung, semua dipilih bukan tanpa alasan. Jenis-jinis itu tak cuma memberi rona hijau, tapi akarnya kelak menahan air, daunnya menyerap debu, buahnya bisa dipanen warga.
Aksi itu digerakkan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep. Hari itu tepat bertepatan dengan ulang tahun organisasi ke-80. Tak ada pawai, tak ada potong tumpeng massal. Yang ada, para istri prajurit TNI AD itu mencangkul, menggali, menyiram.
Nourma Persada, Ketua Cabang, memimpin langsung. Bersama jajaran pengurus, ia memastikan bibit-bibit itu tak sekadar ditanam lalu dilupakan. “Di usia ke-80 ini, Persit terus berkarya melalui aksi yang bermanfaat,” ujarnya di sela kegiatan . Baginya, menanam pohon adalah bentuk kontribusi riil sekaligus cara menanamkan nilai kepedulian pada generasi di bawah.

Isu lingkungan, kata Nourma, bukan lagi urusan pinggiran. Perubahan iklim telah memaksa semua pihak—tak terkecuali organisasi kemasyarakatan—untuk bergerak. “Kami berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga bumi demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Langkah Persit Sumenep ini mencerminkan pergeseran paradigma. Peringatan hari jadi tak lagi dirayakan dengan ritual seremonial semata, melainkan diarahkan ke dampak ekologis yang terukur. Halaman kantor, tepi lapangan, pinggir jalan—lahan-lahan tersisa yang selama ini gundul, mulai diisi kembali.
Ketua Cabang menegaskan peran Persit tak berhenti pada urusan internal organisasi. Ia harus menyentuh kebutuhan publik, termasuk yang selama ini kerap luput dari perhatian.







Tidak ada komentar