Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati apresiasi Piala Presiden yang libatkan 64 klub Liga 4 dari 38 provinsi. Turnamen ini dinilai perkuat pembinaan sepak bola akar rumput/Foto: Media Center PKSIndoragamnewscom, JAKARTA-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati mengapresiasi rencana penyelenggaraan turnamen Piala Presiden yang akan melibatkan 64 klub Liga 4 dari 38 provinsi di Indonesia.

Menurutnya, langkah ini menjadi upaya positif memperkuat ekosistem olahraga nasional, khususnya pembinaan sepak bola dari akar rumput.
“Kita patut mengapresiasi rencana penyelenggaraan turnamen sepak bola Piala Presiden dengan melibatkan 64 klub Liga 4 dari 38 provinsi. Rencana ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga nasional, khususnya pembinaan sepak bola dari akar rumput,” ujar Kurniasih dalam keterangan persnya, Selasa (19/5/2026).
Politisi PKS ini menilai kompetisi yang menghadirkan representasi daerah secara luas perlu terus didorong agar tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan kebanggaan daerah.
Keikutsertaan klub lokal dari berbagai provinsi harus mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus membuka peluang bibit atlet potensial dari seluruh Indonesia.

Kurniasih menegaskan penyelenggaraan Piala Presiden harus menjadi momentum meningkatkan kualitas tata kelola klub, mencakup pembinaan usia muda, manajemen organisasi, pengembangan infrastruktur, hingga peningkatan SDM olahraga di daerah.
“Ke depan, kesinambungan program pembinaan perlu dijaga agar talenta yang muncul dari kompetisi daerah dapat memperoleh jalur pengembangan yang jelas dan berkelanjutan,” terangnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, federasi sepak bola, pemda, sekolah, akademi olahraga, serta masyarakat.
“Kami berharap penyelenggaraan turnamen ini dapat berlangsung profesional, menjunjung tinggi fair play, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda. Dengan pembinaan yang konsisten dan kolaboratif, sepak bola Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang lebih kompetitif di tingkat regional maupun internasional,” pungkasnya.







Tidak ada komentar