Dulu hanya untuk bangsawan Cina, beras hitam disebut “forbidden rice”. Kini penelitian modern membuktikan kandungan antosianinnya unggul untuk jantung hingga hati/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Dulu hanya keluarga kerajaan Cina yang berani menyantapnya. Rakyat jelata dilarang. Bijian hitam pekat itu dijuluki “beras terlarang” atau forbidden rice.

Kini para ilmuwan membenarkan alasan di balik larangan itu—bukan karena mistis, tapi karena kandungan nutrisinya yang luar biasa . Beras hitam atau Oryza sativa L. indica mengandung antosianin, pigmen pemberi warna ungu gelap yang berubah saat dimasak.
Antioksidan ini bahkan disebut lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam blueberry. Satu kajian dari Fakultas Farmasi UGM menyebut antosianin pada beras hitam memiliki aktivitas antiinflamasi dan antikanker yang kuat.
Para peneliti di China menemukan ekstrak beras hitam mampu menginduksi kematian sel kanker payudara. Mekanismenya melalui apoptosis dan penekanan angiogenesis—dua proses kunci dalam pertumbuhan tumor.

Selain kanker, kandungan antosianin juga memperbaiki fungsi hati. Pada tikus dengan perlemakan hati non-alkohol, ekstrak beras hitam menurunkan trigliserida dan kolesterol total sekaligus meregenerasi sel-sel hati yang rusak.
Jurnal Nutrition & Metabolism pada 2012 melaporkan efek ini terjadi setelah tujuh minggu pemberian pakan berbasis beras hitam pada hewan coba. Kadar lemak darah ikut membaik.
Di sektor jantung, flavonoid dalam beras hitam terbukti menurunkan kolesterol jahat (LDL). Tokotrienol—salah satu antioksidan di dalamnya—bekerja menghambat enzim hati HMG-CoA reduktase, mekanisme yang mirip dengan obat penurun kolesterol golongan statin.
Kandungan serat beras hitam juga paling tinggi di antara varian lain. Per 100 gram, beras hitam menyediakan 4,9 gram serat, sementara beras cokelat 2,8 gram, merah 2,0 gram, dan putih hanya 0,6 gram.
Dengan indeks glikemik rendah, beras hitam aman untuk penderita diabetes tipe 2. Senyawa fenolik di dalamnya menghambat kerja enzim alfa-glukosidase usus dan alfa-amilase pankreas, memperlambat lonjakan gula darah setelah makan.
Untuk kesehatan mata, beras hitam mengandung lutein dan zeaxanthin. Dua karotenoid ini melindungi retina dari paparan cahaya biru berbahaya. Penelitian menunjukkan konsumsi jangka panjang makanan kaya antosianin memperlambat penurunan fungsi kognitif hingga 2,5 tahun.
Khasiat lain yang baru terungkap dari penelitian di Universitas Muslim Indonesia adalah efek antibakteri ekstrak etanol beras hitam terhadap bakteri infeksi saluran cerna seperti Salmonella typhi dan Vibrio cholerae.
Memasak beras hitam memerlukan perlakuan khusus. Para koki di MasterChef Indonesia pun sempat gagal di tantangan ini. Chef Juna Rorimpandey mengingatkan nasi hitam yang belum matang terasa keras di tengah.
Caranya: cuci dua kali saja—jangan berlebihan karena kulit luar (bran) kaya serat dan vitamin B. Rendam 30-60 menit sebelum dimasak. Takaran air dua kali lipat dari volume beras. Masak 25-40 menit di rice cooker atau 35 menit di panci dengan api kecil. Diamkan 10 menit setelah matang sebelum diaduk.
Beras hitam juga bebas gluten. Orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten bisa menjadikannya pengganti gandum.







Tidak ada komentar