Pemprov Aceh Tunjukan Komitmen Kembangkan UMKM

3 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah, News - 10 Nov 2025

Indoragamnewscom, ACEH-Pemerintah Aceh terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah. Pembinaan perajin dan pengembangan UMKM menjadi bagian penting dari visi misi Gubernur Aceh dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Marlina Usman, dalam sambutannya pada malam penutupan Rapat Koordinasi Dekranasda se-Aceh dan Pameran Kriya Unggulan, yang berlangsung di UMKM Center Bank Aceh, Minggu (9/11/2025) malam.

“UMKM Aceh harus naik kelas, ini merupakan komitmen Pak Gubernur sesuai visi misinya. Oleh karena itu, produk-produk UMKM harus terus kita dukung untuk berinovasi serta dikreasikan sesuai perkembangan zaman, namun tetap mengedepankan ciri kedaerahan,” ujar Marlina, yang akrab disapa Kak Na.

Ia menegaskan, upaya memajukan sektor UMKM tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor. “Mari kita berkolaborasi, bergerak bersama memajukan UMKM Aceh,” imbau Kak Na.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Na memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan pameran dan rapat koordinasi, khususnya kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh T. Adi Darma selaku Ketua Harian Dekranasda Aceh, serta Bank Aceh yang turut mendukung kegiatan tersebut.

“Apresiasi saya sampaikan kepada Ketua Harian Dekranasda Aceh dan Direktur Bank Aceh, Bang Darma, atas kerja kerasnya hingga suksesnya kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Bang Fadhil atas dukungannya,” ujar Kak Na.

Menurutnya, Pameran Kriya Unggulan Dekranasda Aceh merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah bagi pelaku UMKM agar memiliki ruang promosi dan pemasaran yang lebih luas. “Dengan digelarnya pameran ini, kita turut membantu memfasilitasi UMKM dalam memasarkan produk-produknya,” ujarnya.

Kak Na menjelaskan, pameran tersebut diikuti oleh 95 unit usaha, yang terdiri atas 69 stand makanan dan minuman serta 26 usaha binaan Bank Indonesia, Bank Aceh, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Hanya dua hari pameran ini kita gelar, tetapi total perputaran uang mencapai Rp150 juta. Hal ini tentu sangat membantu para perajin kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ke depan pihaknya berencana menambah durasi dan frekuensi pelaksanaan pameran menjadi tiga kali dalam setahun agar dampaknya terhadap ekonomi lokal semakin luas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dekranasda Aceh juga menggelar Fashion Show antar Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, yang menampilkan kreativitas dan keindahan Wastra Nusantara khas Aceh.

Owner Ija Kroeng, Khairul, yang mewakili dewan juri menyampaikan bahwa penilaian lomba berfokus pada palet warna, keserasian, kerapian, unsur wastra, dan kesederhanaan desain.
Hasilnya, Juara Pertama diraih oleh Ketua Dekranasda Lhokseumawe, disusul Aceh Timur di posisi kedua, dan Nagan Raya di peringkat ketiga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda Aceh Mukarramah Fadhlullah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah, serta sejumlah pejabat dan perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh.

 

 

 

Sumber:Info Publik

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!