Selamat Datang di Likupang: Pesona “Riviera Indonesia”

3 menit membaca
Fazar Eka
News, Wisata - 09 Feb 2026

Indoragamnewscom-Jauh sebelum namanya diukir sebagai salah satu destinasi super prioritas pemerintah, Likupang di Sulawesi Utara sudah diam-diam menyimpan rahasia.

Sebuah “Riviera Indonesia” dengan pantai-pantai berpasir putih lembut yang meliuk tenang, dibatasi perairan biru kristal yang langsung berbatasan dengan terumbu karang hidup.

Sekarang, sorotan itu resmi datang. Likupang bukan sekadar alternatif dari Bunaken, ia adalah destinasi dengan karakter sendiri yang menjanjikan petualangan bahari lengkap, mulai dari bersantai di bibir pantai hingga menyelam ke taman bawah laut yang memesona.

Data dan Strategi: Mengapa Likupang Ditahbiskan sebagai Super Prioritas?

Penetapan Likupang sebagai destinasi super prioritas bukan tanpa basis. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat potensi wisata bahari di kawasan ini mampu menampung peningkatan kunjungan hingga 300% dalam lima tahun ke depan.

Strateginya jelas, menciptakan poros pariwisata baru di Indonesia Timur yang terintegrasi, dengan Likupang sebagai episentrumnya.

Investasi infrastruktur seperti Bandara Internasional Menado-Sam Ratulangi yang telah diperluas, serta pembangunan akses jalan tol dan jaringan listrik, secara agresif dilakukan.

Targetnya, mengalihkan sebagian “pressure” dari Bali dan menawarkan pengalaman bahari premium yang lebih tersebar dan berkelanjutan. Likupang diproyeksikan menjadi rumah bagi resor internasional, marina, dan pusat olahraga air bertaraf global.

Menelusuri Pesisir: Dari Pantai Pulisan yang Anggun hingga Teluk Batu yang Damai

Keindahan Likupang terhampar di sepanjang garis pantainya. Setiap teluk menawarkan persona berbeda:

Pantai Pulisan: Sang primadona. Pasir putihnya yang halus bak tepung dan laut biru toska yang tenang sering menjadi sampul promosi. Ideal untuk berenang, kayaking, atau sekadar menikmati sunset sempurna.

Pantai Paal: Dikenal dengan formasi batuan karst besar yang dramatis di tengah laut, menciptakan pemandangan unik. Spot ini menjadi favorit fotografi.

Pantai Bahoi: Sebuah contoh sukses ecotourism berbasis masyarakat. Pengunjung bisa snorkeling di hutan bakrove yang terjaga dan melihat konservasi terumbu karang.

Teluk Batu: Surga tersembunyi dengan suasana yang lebih sepi, cocok untuk traveler yang mencari ketenangan absolut.

Menyelam ke Dasar: Keindahan Bawah Laut yang Menyaingi Tetangganya

Jika pantai adalah fasadnya, maka keindahan bawah laut Likupang adalah jiwa yang sesungguhnya. Selat Lembeh yang legendaris dikenal sebagai “Ibukota Muck Diving” dunia berada di dekatnya. Namun, Likupang sendiri menawarkan taman laut yang memukau.

Spot snorkeling dan diving seperti Maliambao dan Tanjung Kelapa dipenuhi biodiversitas tinggi. Karang keras dan lunak yang sehat menjadi rumah bagi kuda laut pigmi, nudibranch warna-warni, hingga penyu. Kejernihan air yang sering melebihi 20 meter visibilitas membuat setiap penyelaman menjadi pertunjukan visual yang memukau.

Beyond the Beach: Eksplorasi Darat dan Kultur Suku Sangihe

Likupang bukan cuma laut. Jelajahi daratannya dengan mengunjungi Air Terjun Kinabuhutan yang segar atau berkendara ke bukit-bukit yang memberikan pemandangan panorama teluk dari ketinggian.

Yang tak kalah menarik adalah interaksi dengan budaya lokal. Likupang merupakan gerbang menuju kepulauan Sangihe. Jejak sejarah, kuliner khas seperti bubur gurih Tinutuan, dan keramahan masyarakat Minahasa-Sangihe menambah kedalaman pada setiap kunjungan.

Tantangan Menjadi Mutiara yang Baru Ditemukan

Status super prioritas adalah pisau bermata dua. Di satu sisi, ia mendatangkan percepatan pembangunan dan lapangan kerja. Di sisi lain, ancaman over-tourism dan kerusakan ekologi selalu mengintai. Kunci keberhasilan Likupang ke depan terletak pada penegakan kebijakan wisata berkelanjutan yang ketat, penguatan partisipasi masyarakat lokal, dan pembatasan kunjungan yang bijak ke area-area sensitif.

Likupang sedang pada titik kritis yang menentukan: apakah ia akan menjadi sekadar “Bali baru” yang padat, atau berhasil menciptakan model destinasi premium yang menghargai keseimbangan antara keindahan alam, kesejahteraan warga, dan kenyamanan wisatawan.

Saat ini, pesonanya masih perawan dan itulah saat terbaik untuk menyaksikan kebangkitannya.

 

 

 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 days ago
2 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!