TRENDING

6 Kuliner Ayam Legendaris Nusantara, Rasanya Bikin Wisata Tak Mau Pulang

3 menit membaca
Fazar Eka
News, Wisata - 03 Feb 2026

Indoragamnewscom-Indonesia tak pernah kehabisan cerita soal kuliner. Dari ujung barat hingga timur, setiap daerah punya racikan bumbu, teknik memasak, dan filosofi rasa yang berbeda. Salah satu bahan yang paling sering hadir di meja makan Nusantara adalah ayam. Bukan sekadar lauk, olahan ayam di berbagai daerah justru menjadi identitas budaya sekaligus magnet wisata.

Berikut enam destinasi wisata kuliner di Indonesia dengan olahan ayam khas yang bukan hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan cerita tradisi di balik kelezatannya.

1. Yogyakarta – Ayam Goreng Kalasan

Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya, dan Ayam Goreng Kalasan adalah bagian tak terpisahkan dari identitas tersebut. Hidangan ini berasal dari racikan legendaris Mbok Berek di kawasan Kalasan. Ciri utamanya terletak pada rasa manis-gurih dari gula merah, tekstur ayam yang empuk, serta kremesan renyah yang menggoda.

Berwisata ke Jogja rasanya belum lengkap tanpa menyantap ayam goreng kalasan, apalagi jika dinikmati hangat bersama nasi dan sambal khas Jawa.

2. Bali – Ayam Betutu

Di Pulau Dewata, ayam betutu bukan sekadar makanan, melainkan simbol tradisi. Awalnya, hidangan ini hanya disajikan saat upacara adat dan keagamaan. Kini, ayam betutu bisa dinikmati di berbagai rumah makan hingga restoran.

Ayam dibumbui rempah lengkap, dibungkus daun pisang, lalu dimasak perlahan dengan cara dipanggang atau dikukus. Hasilnya, daging ayam menjadi sangat lembut dengan aroma rempah yang kuat. Menyantap ayam betutu sambil menikmati suasana budaya Bali memberikan pengalaman wisata kuliner yang autentik.

3. Manado – Ayam Woku

Manado identik dengan cita rasa pedas dan kaya rempah. Ayam woku menjadi salah satu menu yang paling diburu wisatawan. Nama woku sendiri berasal dari daun woka (lontar) yang dahulu digunakan sebagai pembungkus.

Terdapat dua jenis ayam woku, yakni woku belanga dan woku daun. Kuahnya berwarna kuning kental, berpadu rasa pedas segar dari cabai, tomat, daun jeruk, dan kemangi. Bagi pencinta makanan pedas, ayam woku adalah surga rasa yang wajib dicoba saat berkunjung ke Sulawesi Utara.

4. Lombok – Ayam Taliwang

Lombok tak hanya memikat lewat pantainya, tetapi juga lewat kuliner khasnya: ayam taliwang. Hidangan ini menggunakan ayam muda yang dibakar dengan bumbu cabai merah, bawang putih, dan terasi, menghasilkan sensasi pedas gurih yang kuat.

Ayam taliwang biasanya disajikan bersama plecing kangkung, menciptakan kombinasi rasa yang seimbang. Tak heran jika ayam taliwang menjadi ikon kuliner Nusa Tenggara Barat dan populer hingga ke luar daerah.

5. Padang – Ayam Pop

Dari Ranah Minang, ayam pop hadir sebagai menu favorit di rumah makan Padang. Berbeda dari ayam goreng pada umumnya, ayam pop direbus menggunakan air kelapa sebelum digoreng sebentar. Proses ini menghasilkan warna ayam yang pucat dengan tekstur lembut dan rasa gurih alami.

Ayam pop semakin nikmat saat disantap bersama sambal merah khas Minangkabau. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Padang atau Bukittinggi, menu ini wajib masuk daftar cicip.

6. Jakarta – Semur Ayam Betawi

Semur ayam Betawi menjadi bukti akulturasi budaya di Jakarta. Kata “semur” berasal dari bahasa Belanda smoor, yang berarti memasak daging secara perlahan. Masyarakat Betawi kemudian mengadaptasinya dengan sentuhan kecap manis dan rempah Nusantara seperti pala, cengkeh, dan kayu manis.

Hasilnya adalah semur ayam dengan rasa manis-gurih yang khas. Lebih dari sekadar lauk, semur ayam Betawi mencerminkan sejarah panjang Jakarta sebagai kota pertemuan berbagai budaya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!