TRENDING

Dedi Mulyadi Gelontorkan Rp15 M untuk Wajah Baru Gedung Sate

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah, News - 14 Apr 2026

Indoragamnewscom, BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengucurkan Rp15 miliar untuk membongkar taman dan plaza depan Gedung Sate.

Anggaran sebesar itu akan menyulap kawasan bersejarah tersebut menjadi lapangan upacara terintegrasi dengan Gasibu, proyek yang dikerjakan dalam waktu nyaris empat bulan.

Pengerjaan fisik sudah terlihat sejak awal pekan ini. Area taman hijau di depan Gedung Sate mulai gundul. Ubin dan batu alam dibongkar. Proyek seluas 14.642 meter persegi ini dijadwalkan berlangsung dari 8 April hingga 6 Agustus 2026.

Data dari Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat menyebutkan, anggaran Rp15 miliar yang telah ditenderkan pada Maret 2026 melalui sistem Inaproc akan digunakan untuk menyatukan tiga titik utama yaitu Plaza Gedung Sate, koridor Jalan Diponegoro, hingga Lapangan Gasibu dalam satu sumbu yang terintegrasi.

Selain lapangan upacara, proyek ini juga mencakup penataan jalur pedestrian serta penambahan elemen publik yang merepresentasikan identitas budaya Jawa Barat.

Pemerintah berupaya melakukan efisiensi guna menegaskan kembali peran Gedung Sate sebagai titik pusat Jawa Barat yang selama ini dianggap tertutup oleh bangunan tinggi di sekitarnya.

Langkah ini merupakan realisasi visi Dedi Mulyadi yang ingin memindahkan lokasi upacara kenegaraan dari Gasibu ke halaman depan Gedung Sate.

“Ke depan saya punya rencana, dan berharap ke depan itu upacara kemerdekaan pingin di sini (depan Gedung Sate),” ujar Dedi dalam sebuah kesempatan baru-baru ini.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman memastikan kebijakan tersebut telah melalui kajian teknokratis, bukan sekadar urusan estetika.

“Ini arahan pak gubernur dan tentu didasarkan pada kajian teknokratis, dengan tujuan memberikan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.

Namun, proyek ini sempat memunculkan pertanyaan publik terkait nasib Batu Prasasti Sapta Taruna, monumen bersejarah yang menjadi simbol Hari Bakti Pekerjaan Umum untuk mengenang tujuh pegawai PU yang gugur dalam pertempuran di Gedung Sate pada 3 Desember 1945.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Mas Adi Komar memastikan bahwa seluruh pengerjaan akan dilakukan secara terukur.

“Penataan direncanakan dilaksanakan pada 8 April 2026 – 6 Agustus 2026. Penataan ini akan dilakukan secara sistematis dan transparan. (Untuk prasasti) akan ada penataan,” terangnya.

“Nanti akan kami cek kembali desainnya, termasuk timeline yang jelas,” tambah Herman Suryatman.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!