Timnas Kongo wajib isolasi 21 hari di Belgia sebelum Piala Dunia 2026 akibat wabah Ebola Bundibugyo yang dinyatakan WHO sebagai darurat kesehatan global/Foto: IstimewaIndoragamnewscom-Amerika Serikat tak mau ambil risiko. Seluruh delegasi Timnas Republik Demokratik Kongo wajib menjalani isolasi ketat selama 21 hari di Belgia sebelum diperbolehkan terbang ke Houston pada 11 Juni mendatang. Jika tidak, partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 terancam batal.

“Kami sudah sangat jelas kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas ‘gelembung’ mereka selama 21 hari sebelum mereka dapat datang ke Houston pada 11 Juni,” kata Andrew Giuliani, Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, Jumat (22/5/2026) .
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada yang akan datang atau bahkan mendekati perbatasan kami dengan kondisi kesehatan yang tidak jelas,” tegasnya.
Wabah Bundibugyo memicu kekhawatiran global

Akar masalahnya adalah merebaknya virus Ebola varian langka bernama Bundibugyo di Kongo dan Uganda. Pada 16 Mei, WHO menyatakan situasi ini sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)—darurat kesehatan global. Hingga 21 Mei, total 746 kasus suspek dan 176 kematian dilaporkan di Kongo, dengan 85 kasus terkonfirmasi di kedua negara .
Yang membuat situasi lebih rumit: belum ada vaksin atau pengobatan spesifik yang disetujui untuk varian Bundibugyo. Vaksin yang ada saat ini hanya untuk varian Zaire, yang berbeda secara genetik .
Skuad bintang yang tetap berkumpul di Eropa
Beruntung bagi Kongo, hampir seluruh pemainnya berkarir di luar negeri. Bek Aaron Wan-Bissaka (West Ham United) dan penyerang Yoane Wissa (Newcastle United) berlaga di Premier League Inggris. Kapten tim Chancel Mbemba bermain untuk LOSC Lille di Ligue 1 Prancis. Pelatih kepala asal Prancis, Sebastien Desabre, juga berbasis di Eropa.
Karena itu, tim tidak pernah benar-benar berkumpul di wilayah wabah. Namun sejumlah staf yang masih berada di Kongo telah berangkat meninggalkan negara itu pekan ini dan harus bergabung ke dalam “gelembung” terpisah. Jika salah satu dari mereka menunjukkan gejala, Giuliani memperingatkan hal itu bisa membahayakan semua tim. “Mereka berisiko membahayakan seluruh tim untuk dapat datang dan berkompetisi di Piala Dunia ini,” ujarnya.
Piala Dunia pertama sejak 1974
Kongo lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 52 tahun—terakhir kali mereka tampil pada 1974 di Jerman Barat . Mereka tergabung di Grup K bersama Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan. Jadwal mereka: melawan Portugal di Houston, 17 Juni; Kolombia di Guadalajara, Meksiko, 23 Juni; serta Uzbekistan di Atlanta, 27 Juni.
Sebelum bertolak ke AS, Kongo akan menjalani dua uji coba di Eropa: melawan Denmark di Liege, Belgia, pada 3 Juni, lalu melawan Chile di Spanyol selatan pada 9 Juni.
Pemusatan latihan di ibu kota Kinshasa yang semula direncanakan dibatalkan demi keselamatan. “Kami memiliki tiga tahap persiapan. Hanya satu yang dibatalkan—yang di Kinshasa,” kata juru bicara tim Jerry Kalemo.
FIFA menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan untuk memastikan turnamen berjalan aman.







Tidak ada komentar