Aksi penyelamatan kiper Persis Solo Vukasin Vranes saat menghadapi serangan PSIM Yogyakarta dalam laga Derby Mataram di Stadion Sultan Agung Bantul/Foto: Media PersisIndoragamnewscom, JAKARTA-Laga panas bertajuk Derby Mataram antara Persis Solo vs PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/26 berakhir antiklimaks. Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat, (6/2/2026), kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol hingga peluit panjang berbunyi.

Bagi Persis Solo, tambahan satu poin ini belum cukup untuk mengatrol posisi mereka. Laskar Sambernyawa masih tertahan di peringkat ke-18 alias juru kunci klasemen sementara dengan raihan 11 poin. Dari 20 laga yang telah dilakoni, tim asuhan Milomir Seslija ini baru mencatatkan dua kemenangan, lima hasil imbang, dan 13 kekalahan.
Tensi Tinggi dan Gemilangnya Vukasin Vranes
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Sebagaimana layaknya laga derby, benturan fisik dan adu strategi silih berganti terjadi di tengah lapangan. Meski saling serang, penyelesaian akhir yang buruk dari kedua belah pihak membuat skor kacamata bertahan hingga laga usai.

Penampilan kiper Persis, Vukasin Vranes, patut diacungi jempol. Penjaga gawang asal Serbia tersebut menjadi pahlawan dengan melakukan rentetan penyelamatan krusial yang mementahkan peluang emas para pemain PSIM Yogyakarta. Berkat ketenangannya di bawah mistar, gawang Persis terhindar dari kebobolan di tengah gempuran tuan rumah.
Milomir Seslija: Ini Derby yang Sesungguhnya
Kendati gagal meraih poin penuh untuk keluar dari zona merah, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, tetap mengapresiasi daya juang anak asuhnya. Pelatih yang akrab disapa Milo ini menilai performa timnya mulai menunjukkan tren positif di tengah tekanan kompetisi yang berat.
“Ini merepresentasikan laga derby yang sesungguhnya. Ini tidak mudah karena laga berjalan dengan intensitas tinggi dan kita jadi lebih baik di tiap pertandingan. Jadi ini adalah hasil yang pantas kita dapatkan. Dan hasil ini tidak melemahkan kami, tapi setidaknya membuat kami melangkah untuk menjadi lebih baik,” ujar Milo usai pertandingan.
Misi Bangkit dari Dasar Klasemen
Keterpurukan Persis di dasar klasemen menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan tim pelatih. Namun, Milo menegaskan bahwa semangat tim tetap solid. Ia berkomitmen untuk terus mengevaluasi kekurangan tim guna mengamankan kemenangan di laga-laga berikutnya.
“Jika ada yang membuat kesalahan, kita memperbaiki satu sama lain. Itu poin yang sangat bagus. Saya berpikir untuk menang. Karena saya tahu di kepala saya, apa yang seorang pelatih pikirkan. Dan saya mencoba untuk menyelesaikan masalah ini demi meraih kemenangan,” ucapnya menjelaskan.
Milo juga berharap dukungan suporter tidak surut di masa sulit ini. Kepercayaan para pendukung dianggap sebagai modal penting bagi Persis Solo untuk bisa bertahan dan lepas dari ancaman degradasi musim ini.







Tidak ada komentar