Skuad Persib Bandung/Foto: Muhammad Farid/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BANDUNG-Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menetapkan kebijakan khusus mengenai jadwal latihan Persib selama Ramadan 2026. Skuad Pangeran Biru dipastikan akan menjalani seluruh sesi latihan pada malam hari setelah para pemain menyelesaikan ibadah buka puasa.

Keputusan ini diambil untuk menjaga performa fisik tim yang tengah bersiap melakoni empat laga krusial dalam lanjutan BRI Super League 2025/2o26 menghadapi Persita Tangerang, Madura United FC, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri.
Langkah menggeser jam latihan ini dinilai sebagai prosedur normal bagi klub-klub di Asia Tenggara. Hodak mengarahkan anak asuhnya untuk menyesuaikan pola istirahat dengan tidur lebih lama pada pagi hari agar energi mereka tetap terjaga hingga aktivitas malam.
Selain menjaga kebugaran, kebijakan ini juga bertujuan memberikan ruang bagi mayoritas pemain muslim di dalam skuad untuk menjalankan ibadah puasa dan tarawih tanpa terganggu agenda profesional klub.

“Kami hanya perlu sedikit mengubah kebiasaan menjadi latihan malam hari. Jadi selama Ramadan mereka bisa tidur lebih lama pada pagi hari dan mereka berlatih di malam hari. Jadi mereka bisa beribadah dengan normal,” kata Hodak.
Aspek teknis menjadi alasan utama pelatih asal Kroasia tersebut enggan memaksakan latihan di siang hari. Hodak menilai latihan dengan intensitas tinggi saat pemain sedang berpuasa justru akan memberikan dampak negatif terhadap kualitas permainan di pertandingan resmi.
Dengan berlatih pada malam hari, program latihan yang telah disusun dapat dijalankan secara maksimal tanpa harus mengorbankan kondisi fisik pemain akibat dehidrasi atau kekurangan asupan energi.
“Karena jika kami berlatih pada siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja di pertandingan itu tidak akan bagus,” jelasnya.
Pengalaman menukangi tim-tim di Liga Malaysia sebelumnya membuat Hodak cukup fasih dalam mengatur ritme latihan di tengah suasana bulan puasa. Baginya, memulai latihan setelah pemain mengisi tenaga lewat makan malam adalah solusi terbaik yang menguntungkan kedua belah pihak.
Pola ini sudah ia terapkan secara konsisten sejak pertama kali menginjakkan kaki di Bandung untuk memastikan performa tim tetap stabil di papan atas klasemen.
“Intensitasnya sama dan ini sudah kami lakukan dalam dua tahun terakhir. Ini menjadi tahun ketiga saya di Persib dan saya selalu melakukan ini selama melatih klub di Asia Tenggara. Kami hanya memulai latihan pada malam hari, jadi pemain bisa makan dulu dan berlatih dengan normal,” urainya.







Tidak ada komentar