Satu Kata, Hukuman Ganda: Maguire Absen Lawan Chelsea

3 menit membaca
Pegi Dwi
News, Olahraga - 16 Apr 2026

Indoragamnewscom-Harry Maguire seharusnya sudah menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan akibat kartu merah di Bournemouth. Tapi kini ia harus menepi lebih lama.

Bek tengah Manchester United itu mendapat tambahan satu laga larangan dan denda 30.000 pound sterling (sekitar Rp630 juta) setelah dianggap melanggar kode etik terhadap wasit keempat Matt Donohue. Akibatnya, ia dipastikan absen saat timnya bertandang ke markas Chelsea, Sabtu (18/4/2026).

Sumber dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) melaporkan, hukuman ini dijatuhkan setelah komisi independen menyelidiki perkataan Maguire pasca kartu merahnya pada laga imbang 2-2 melawan Bournemouth, 20 Maret lalu.

Maguire awalnya diskors untuk laga melawan Leeds United, yang berakhir dengan kekalahan 1-2 di kandang. Kini, ia harus kembali menepi saat timnya butuh poin di Stamford Bridge.

Insiden bermula saat Maguire diusir wasit Stuart Attwell karena melanggar Evanilson. Saat meninggalkan lapangan, sang bek disebut mendekati Donohue.

“Kala itu Maguire berteriak, ‘You’re a joke. You’re all a f—ing joke’ (Kalian semua lelucon),” tulis Donohue dalam pernyataan resmi FA, yang dikutip BBC, Rabu (15/4/2026) .

Maguire membantah versi itu. Dalam pembelaannya, ia mengaku tidak pernah menuduh wasit secara personal.

“Saya hanya mengatakan sesuatu seperti, ‘it is a f—ing joke’ (ini benar-benar lelucon). Saya yakin tidak menyebut wasit sebagai lelucon,” tegas Maguire.

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, sebenarnya bisa sedikit bernapas lega. Lisandro Martinez dipastikan bebas sanksi usai banding klub terkait kartu merahnya karena menarik rambut Dominic Calvert-Lewin, di laga yang sama saat melawan Leeds, Senin (14/4/2026).

Namun, kehilangan Maguire di laga krusial tetap menjadi pukulan telak. Apalagi, sebelumnya FA juga sempat mempertimbangkan untuk menjatuhkan hukuman tambahan dua laga kepada sang kapten.

Bandingkan dengan Rodri, Hukuman Tak Seimbang?

Sementara itu, perbandingan hukuman antara Maguire dengan gelandang Manchester City, Rodri, memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar.

Rodri lolos dari sanksi larangan bermain meski pernyataannya secara terang-terangan menyudutkan wasit. Pada Februari lalu, usai hasil imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur, Rodri melontarkan kritik pedas.

“Saya tahu kami terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang, tetapi wasit harusnya netral. Ini tidak adil,” kata Rodri kala itu.

Pernyataan eksplisit yang menyudutkan integritas perangkat pertandingan itu membuat Rodri didakwa FA atas tuduhan “menyudutkan integritas wasit”. Namun, hasilnya hanya denda 80.000 pound sterling (sekitar Rp1,6 miliar) dan peringatan keras.

FA beralasan bahwa “ambang batas untuk sanksi larangan bermain tidak terpenuhi” dalam kasus Rodri. Keputusan ini kontras dengan hukuman Maguire yang langsung mendapat tambahan larangan tanding karena “perilaku kasar dan kata-kata makian”.

Ketua Komisi Wasit, Howard Webb, sebelumnya memang telah memperketat aturan soal perilaku pemain terhadap ofisial. Ia menyatakan bahwa “menyerang wasit secara verbal” adalah pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi .

“Dia mendekati saya dan berteriak. Itu adalah serangan personal,” demikian pernyataan wasit Donohue yang menjadi vonis berat bagi Maguire.

Dengan absennya Maguire, Manchester United harus mengatur ulang barisan pertahanan. Kemenangan sangat dibutuhkan untuk menjaga asa lolos ke Liga Champions, sementara Chelsea mengintai di belakang mereka dengan selisih tujuh poin.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!