Para pemain persib sedang menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung/Foto: Muhamad Farid/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BANDUNG-Persib Bandung mendapat tiga kabar buruk beruntun jelang laga penentuan juara Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Kabar Buruk dari Komdis PSSI
Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman denda total Rp455 juta kepada Persib Bandung. Sanksi ini berasal dari insiden saat laga kontra Bhayangkara FC (30/4/2026) dan PSIM Yogyakarta (4/5/2026).
Rinciannya: Rp25 juta (suporter klub tamu hadir), Rp60 juta (suporter masuk lapangan), Rp60 juta (penyalaan flare dan petasan), Rp30 juta (pelemparan air minum kemasan di laga vs Bhayangkara), Rp30 juta (pelemparan air minum kemasan di laga vs PSIM), dan Rp250 juta (pelemparan petasan lebih dari 10 kali hingga pertandingan terhenti 4 menit, plus penyalaan flare dan ledakan petasan pasca-laga vs PSIM).

Kabar Buruk dari AFC
Sebelumnya, AFC mendenda Persib 200 ribu dolar AS (sekitar Rp3,5 miliar) dan menghukum dua laga tanpa penonton di kompetisi AFC mendatang. Nilai denda ini fantastis—hampir setara dengan harga pasar Ramon Tanque, Luciano Guaychochea, Alfeandra Dewangga, dan Kakang Rudianto (Rp3,91 miliar).
Kabar Buruk dari Pemain
Kapten utama Marc Klok dipastikan absen di laga pamungkas karena akumulasi kartu kuning ke-7 (dari regulasi akumulasi pada 4, 7, 10, 13, dst). Klok mendapat kartu kuning menit ke-65 saat lawan PSM Makassar. Pemain bernilai pasar Rp6,95 miliar ini tak bisa mendampingi tim di laga penentua




Tidak ada komentar