TRENDING

Tiga Kilometer Rusak, Gubernur Kalbar Turun ke Jalan Pesaguan

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 12 Apr 2026

Indoragamnewscom, KALBAR-Lubang menganga di sepanjang tiga kilometer ruas Pesaguan–Kendawangan, Ketapang. Gubernur Kalbar Ria Norsan turun langsung memastikan perbaikan, Kamis (9/4/2026), sementara warga masih menunggu janji 80 persen jalan mantap dalam empat tahun.

Peninjauan di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemprov Kalbar terhadap jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tersebut.

“Keputusan ini saya ambil setelah meninjau langsung kondisi lapangan yang memperlihatkan banyaknya lubang di sepanjang jalan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin meluas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih saat memasuki musim hujan,” ujar Ria Norsan dikutip Minggu (12/4/2026).

Dari total 3 kilometer jalan yang rusak, pemerintah menargetkan perbaikan efektif sepanjang 2 kilometer. Sisa 1 kilometer akan tetap difungsikan dan diupayakan masuk dalam penambahan anggaran pada Perubahan APBD mendatang . Sebelumnya, pada November 2025, Pemprov telah mengalokasikan sekitar Rp16 miliar untuk menangani ruas tersebut dengan fokus pada lapisan atas HRS dan ACWC .

Soal jembatan di kawasan itu, Ria Norsan menjelaskan bahwa meskipun rencana pembangunan jembatan baru sementara ditunda, struktur jembatan lama dinilai masih cukup kuat untuk bertahan setidaknya satu tahun ke depan.
“Sebagai langkah pengamanan, kita akan memasang rambu peringatan serta melakukan pembatasan tonase kendaraan agar jembatan tetap aman digunakan,” ujarnya.

Gubernur juga meminta peran aktif pemerintah desa mengajak pihak swasta berkontribusi dalam perbaikan awal.

“Saya harap Kepala Desa dapat berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di sekitar untuk membantu menutup lubang-lubang besar terlebih dahulu, misalnya dengan penyediaan semen atau material, kemudian dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat,” jelasnya.

Langkah koordinasi ini turut diperkuat dengan surat dari Bupati Ketapang kepada perusahaan-perusahaan terkait.

Penanganan jalan provinsi memang menjadi prioritas Pemprov Kalbar di tengah keterbatasan anggaran pasca efisiensi Rp522 miliar . Saat ini, persentase jalan mantap di Kalbar masih berada di angka 60 persen. Norsan menargetkan angka itu bisa mencapai 80 persen dalam empat tahun ke depan.

Ke depan, Pemprov Kalbar berencana mengusulkan bantuan anggaran melalui APBN maupun program Inpres Jalan Daerah agar permasalahan infrastruktur di Kendawangan bisa ditangani secara menyeluruh.

“Ke depan kita akan dorong melalui APBN atau program Inpres Jalan Daerah agar penanganan infrastruktur di Kendawangan bisa tuntas sepenuhnya,” pungkasnya.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!