TRENDING

61.254 Tiket Kereta dari Malang Terjual, Diskon 30 Persen Masih Tersedia 15.185 Kursi

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 12 Mar 2026

Indoragamnewscom, MALANG-PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat 61.254 tiket kereta api jarak jauh dari wilayah Malang Raya telah terjual hingga Kamis (12/3/2026).

Angka tersebut setara 45 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Stasiun Malang menjadi penyumbang terbesar dengan 51.059 tiket, diikuti Stasiun Kepanjen 4.608 tiket, Stasiun Malang Kota Lama 3.545 tiket, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung yang secara total mencatat 2.042 tiket.

Pada hari kedua masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 8 memproyeksikan akan melayani 5.310 pelanggan di wilayah Malang Raya dengan rincian 3.285 penumpang naik dan 2.025 penumpang turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan jumlah tersebut bersifat dinamis dan diperkirakan terus bertambah hingga keberangkatan terakhir malam hari.

“Pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sekitar 5.310 pelanggan di wilayah Malang Raya,” ujar Mahendro.

Pemerintah menghadirkan program diskon tiket 30 persen bagi kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Di wilayah Malang Raya, sebanyak 46.848 tiket diskon disediakan dan hingga kini 31.663 tiket atau sekitar 67 persen telah terjual.

Artinya, masih tersedia 15.185 tiket dengan tarif ekonomis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Program diskon ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api dengan harga yang lebih ekonomis, sekaligus tetap menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” jelas Mahendro.

Berdasarkan data penjualan sementara, puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya diprediksi terjadi pada 17 hingga 19 Maret 2026. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas, Stasiun Malang mengoperasikan 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, terdiri dari 11 perjalanan reguler dan 2 perjalanan tambahan.
Secara keseluruhan, Daop 8 menyiagakan lebih dari 3.000 personel operasional, termasuk 157 petugas tambahan yang terdiri dari petugas pemeriksa jalan, penjaga jalan lintasan, serta petugas jaga di lokasi Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) .

Dari sisi keamanan, KAI menyiapkan 668 personel gabungan dari internal serta dukungan TNI, Polri, dan Garnisun, didukung 587 unit sarana operasional meliputi 55 lokomotif, 520 kereta, dan 12 Kereta Rel Diesel Indonesia.

Pengawasan prasarana difokuskan pada tiga titik Dapsus di lintas Malang hingga Wlingi, yakni KM 49+000–49+200 petak jalan Blimbing–Malang yang rawan banjir, KM 70+500–72+300 petak jalan Kepanjen–Ngebrug yang rawan longsor, serta KM 87+400–87+900 petak jalan Pohgajih–Kesamben dengan potensi longsor serupa.

Di titik-titik tersebut, KAI menempatkan personel siaga serta menyiapkan berbagai peralatan pendukung. Alat Material Untuk Siaga (AMUS) ditempatkan secara strategis di emplasemen Stasiun Wlingi, Kantor Resor Lawang, Kantor Resor Malang, dan Kantor Resor Wlingi guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan prasarana di lapangan.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!