TRENDING

Ribuan Penari Meriahkan Festival Budays Internasional Pinrang 2025

2 menit membaca
Nita Susilawati
Wisata - 24 Nov 2025

Indoragamnewscom, PINRANG-Sejumlah 1.000 penari dari kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SLTP) se-Kabupaten Pinrang sukses memukau ribuan penonton dalam pertunjukan Tari Kolosal bertajuk “Asal Mula Kehidupan di Ujung Lero”. Pesisir Pantai Lowita, Kecamatan Suppa, pun berubah menjadi panggung akbar yang penuh energi pada hari kedua Adventure Culture Pinrang International Folklore Festival atau Festival Budays Internasional Pinrang 2025, Sabtu (22/11/2025).

Kolaborasi seni berskala besar itu tidak hanya menjadi tontonan spektakuler, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen generasi muda Pinrang dalam merawat warisan budaya.

Ketua Dewan Seni Kabupaten Pinrang, Sri Widiati A. Irwan, menegaskan pertunjukan itu merupakan wujud kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya daerah.

“Mereka bukan hanya belajar menari, tetapi juga ikut merawat identitas daerah,” ungkap Sri Widiati.

Keistimewaan pagelaran itu semakin terasa dengan kehadiran seluruh delegasi dari delapan negara peserta festival.

Momentum itu menjadi platform strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Pinrang kepada kancah internasional. Tak hanya itu, pertunjukan kolosal ini juga berpeluang tercatat dalam sejarah rekor nasional.

Sri Widiati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penari, pelatih, guru, serta orang tua yang telah mendukung proses latihan intensif selama berbulan-bulan.

Menurutnya, kerja keras itu membuktikan semangat masyarakat Pinrang, khususnya generasi muda, untuk menjaga dan mempromosikan warisan budayanya.

“Manfaat terbesar dari kegiatan ini adalah tumbuhnya rasa bangga di hati anak-anak kita. Mereka belajar bekerja sama, disiplin, dan mencintai budaya sendiri. Inilah pondasi bagi masa depan generasi Pinrang agar tetap berkarakter dan berbudaya,” katanya.

Sedangkan, Founder of The Color of Indonesia, Vivi Sandra Putri, menyampaikan rencana untuk mengajukan pertunjukan itu ke Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai tari kolosal dengan penari terbanyak dari tingkat SD dan SLTP.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!