TRENDING

Persik Kediri Benahi Lini Belakang Rapuh

3 menit membaca
Dede Idrus
Olahraga - 18 Feb 2026

Indoragamnewscom, KEDIRI-Persik Kediri memperketat pengawasan di sektor pertahanan menjelang laga kandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.

Pelatih kepala Marcos Reina Torres memberikan perhatian khusus pada rapuhnya benteng pertahanan Macan Putih yang tercatat jarang membukukan catatan tanpa kebobolan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Fokus utama dalam program latihan di Stadion Brawijaya kali ini adalah menghapus kesalahan elementer yang sering merugikan tim.

Laga yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2026 tersebut menjadi pertaruhan bagi lini belakang Persik untuk membuktikan kedisiplinan taktik mereka di hadapan pendukung sendiri.

Evaluasi besar-besaran ini dipicu oleh performa lini belakang saat Persik menghadapi PSIM Yogyakarta di Gresik baru-baru ini. Marcos Reina tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap proses terjadinya gol pertama lawan yang dianggap sebagai dampak dari kelalaian koordinasi pemain bertahan.
Pelatih asal Spanyol tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih waspada dalam mengantisipasi pergerakan lawan, terutama dalam situasi bola mati maupun serangan balik cepat yang menjadi ancaman utama bagi timnya selama ini.

Pembenahan sektor pertahanan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri Ezra Walian dan kolega untuk mengamankan poin penuh.

“Lini belakang tim memang menjadi bagian dari fokus perbaikan tim saat ini. Termasuk menjadi bagian dari program latihan dalam beberapa hari terakhir yang lebih menitikberatkan pada sektor pertahanan yang diharapkan dapat lebih baik dan berkembang,” ujar Marcos Reina.

Ketajaman evaluasi Marcos Reina juga tertuju pada mentalitas pemain saat menghadapi situasi tertekan di area penalti. Ia menyebut gol yang bersarang ke gawang timnya pada laga terakhir sebagai sebuah kesalahan yang tidak masuk akal bagi tim sekelas Persik.

Proses belajar dari kegagalan tersebut kini menjadi materi wajib bagi para pemain bertahan agar tidak mengulang kecerobohan serupa saat menjamu tim tamu dari Lampung nanti.

Kedisiplinan posisi dan ketepatan pengambilan keputusan menjadi poin krusial yang terus diasah dalam simulasi pertandingan di sesi latihan harian.

“Gol pertama itu adalah kesalahan buruk. Gol yang konyol yang seharusnya tidak perlu terjadi. Namun, itu sudah berlalu dan kami harus menerimanya. Yang terpenting adalah kami belajar dan memastikan kesalahan serupa tidak terulang lagi,” ucapnya menegaskan sikap tegas terhadap performa tim.

Meskipun memberikan kritik pedas, Marcos Reina tetap menunjukkan sisi optimisme terhadap progres skuat asuhannya secara keseluruhan. Ia meyakini bahwa setiap kesalahan yang dievaluasi secara mendalam akan membentuk kolektivitas tim yang lebih solid dan konsisten dalam jangka panjang.

Baginya, tantangan menghadapi Bhayangkara FC merupakan momentum yang tepat untuk menunjukkan bahwa lini pertahanan Persik sudah naik kelas dan siap meredam agresivitas lawan demi merangkak naik ke posisi klasemen yang lebih baik.

“Kami tahu tim ini bisa berkembang. Kami terus bekerja. Berusaha menjadi lebih baik. Dan kami akan menjadi lebih baik di setiap pertandingan ke depan,” jelasnya mengenai proses perkembangan tim.

Strategi pertahanan berlapis kemungkinan besar akan diterapkan guna meminimalisasi celah di jantung pertahanan. Selain pembenahan teknis, koordinasi antarlini juga diperkuat agar beban pertahanan tidak hanya bertumpu pada barisan belakang semata.

Dengan sisa waktu persiapan yang ada, Marcos Reina menuntut kedisiplinan penuh dari setiap pemain untuk menjalankan skema main yang lebih rapi dan minim kesalahan taktis guna memastikan tiga poin tetap bertahan di Kota Kediri.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!