TRENDING

6 Makanan Tradisional yang Hanya Ada saat Ramadan

2 menit membaca
Fazar Eka
Wisata - 21 Feb 2026

Indoragamnewscom-Ramadan selalu menghadirkan nuansa yang membuat rindu bagi umat muslim Indonesia, termasuk kuliner khas yang hanya muncul di bulan ini. Masyarakat di setiap daerah punya cara masing-masing menyambut bulan suci, salah satunya melalui makanan tradisional untuk menu buka puasa atau takjil. Berikut enam makanan tradisional dari berbagai daerah yang hanya bisa ditemui saat Ramadan.

Pertama, Kicak dari Yogyakarta. Makanan ini terbuat dari singkong yang dikukus dan dilengkapi taburan parutan kelapa di atasnya. Kicak hanya bisa ditemukan selama Ramadan di Pasar Sore Kauman Yogyakarta.

Kedua, Asida dari Maluku. Makanan tradisional ini terbuat dari tepung terigu, gula merah, kapulaga, daun pandan, dan kayu manis. Asida berasal dari Arab dengan tekstur kenyal seperti dodol.

Ketiga, Soto Pangkong dari Pontianak. Soto ini tidak menggunakan daging sapi, melainkan daging cumi kering yang dibakar terlebih dahulu. Daging tersebut dipukul-pukul agar menjadi empuk sebelum diolah menjadi soto.

Keempat, Sate Susu dari Bali. Makanan ini bisa ditemukan di Kampung Jawa, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara. Sesuai namanya, sate susu berbahan dasar daging susu atau puting susu yang direbus dan dibumbui. Sate susu kini tergolong makanan langka karena kenaikan harga puting susu yang tinggi.

Kelima, Mi Glosor dari Bogor, Jawa Barat. Makanan ini hanya bisa dijumpai selama Ramadan dan dijajakan sebelum berbuka puasa. Glosor diambil dari bahasa Sunda yang berarti mudah ditelan.

Keenam, Pakat dari Tapanuli, Sumatera Utara. Berbeda dengan bambu muda yang dimanfaatkan sebagai bahan lodeh, masyarakat Tapanuli memanfaatkan rotan muda sebagai hidangan berbuka. Rotan muda tersebut dibakar dan dibumbui sebelum disajikan.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!