Kasat Resnarkoba Polres Belitung, AKP Martuani Manik/Foto: Humas Polres BelitungIndoragamnewscom, BELITUNG-Satuan Reserse Narkoba Polres Belitung membongkar sindikat peredaran narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Pangkalpinang.

Operasi sejak 20 Februari hingga 3 Maret 2026 berhasil meringkus enam tersangka dengan total barang bukti 80,69 gram yang diselundupkan melalui jalur pelabuhan dengan modus silencer knalpot dan sistem lempar paket.
Kepala Satresnarkoba Polres Belitung AKP Martuani Manik menjelaskan pengungkapan bermula dari penangkapan tersangka RP di Pelabuhan Tanjung Ru, Kecamatan Badau, pada Jumat (20/2/2026).
Dari tangan RP, polisi menyita 48,71 gram sabu yang disembunyikan di dalam peredam suara knalpot kendaraan.

“Barang bukti sabu disembunyikan dalam silencer knalpot kendaraan milik tersangka,” ujar Martuani, dikutip Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan pengembangan, polisi menangkap RN di Jalan Pengayoman yang berperan sebagai pembeli. Pengungkapan berlanjut pada Kamis (26/2/2026) dengan penggerebekan rumah di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Aik Rayak, yang mengamankan MQ dan FS beserta 10,09 gram sabu.
Penyelidikan mengarah pada pengiriman paket narkotika. Pada 3 Maret, MQ kembali tertangkap saat menerima paket kiriman berisi 21,89 gram sabu. Martuani menjelaskan jaringan bekerja terorganisir di bawah kendali seseorang dari dalam Lapas Narkotika Pangkalpinang.
Para kurir mengambil paket melalui jalur pelabuhan dan menempatkannya di titik tertentu menggunakan sistem lempar sesuai instruksi pengendali.
“Para kurir ini menerima arahan langsung dari pengendali yang berada di dalam lapas, termasuk menentukan titik peletakan barang,” jelasnya.
Martuani mengungkapkan MQ merupakan residivis kasus narkotika yang kembali terlibat peredaran barang haram. Keenam tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Belitung untuk proses hukum lanjutan.
Polisi terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan lebih luas, termasuk pihak yang diduga mengendalikan peredaran dari dalam lapas.






