Penyerang Persija Jakarta Emaxwell Souza/Foto: Media PersijaIndoragamnewscom, JAKARTA-Striker Persija Jakarta, Emaxwell Souza, memikul tanggung jawab penuh atas hasil imbang 1-1 melawan Dewa United di Jakarta International Stadium, Sabtu (15/3/2026) malam.

Penyerang asal Brasil itu mengakui kegagalannya mengeksekusi penalti di pengujung laga menjadi penyebab Macan Kemayoran kehilangan dua poin krusial.
Souza membawa Persija unggul lebih dulu pada menit ke-45+4 melalui sundulan memanfaatkan bola muntah. Ribuan Jakmania yang memadati JIS bersorak, namun keunggulan itu sirna setelah Alexis Messidoro menyamakan kedudukan untuk tim tamu pada babak kedua.
Peluang emas kembali menghampiri tuan rumah di menit ke-88 setelah wasit menunjuk titik putih akibat handsball di kotak terlarang Dewa United. Souza yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya ditepis kiper Sonny Stevens.

“Saya bertanggung jawab penuh atas hasil imbang hari ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan setim serta para penggemar atas kegagalan penalti tersebut. Perjuangan kami berlanjut dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Persija,” kata Souza dikutip Rabu (18/7/2026).
Striker berusia 28 tahun itu tak menampik rasa kecewa yang membebani pundaknya. Namun ia menegaskan akan menjadikan pengalaman pahit ini sebagai pelajaran berharga untuk bangkit di sisa kompetisi.
“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku. Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujarnya.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, membela anak asuhnya yang tetap menunjukkan kerja keras sepanjang laga. Ia menilai sepak bola adalah cerita panjang selama 90 menit yang tidak bisa disederhanakan hanya oleh satu momen gagal.
“Tentu saja para suporter berhak untuk kecewa. Apa yang mereka rasakan, kami juga merasakannya. Tidak ada tim yang datang bermain melawan kami yang benar-benar lebih baik dari kami,” kata Mauricio.
Hasil imbang ini menahan Persija di peringkat ketiga klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 52 poin. Mereka gagal memangkas jarak dari Borneo FC di posisi kedua yang mengoleksi 54 poin dan Persib Bandung di puncak dengan 58 poin. Kompetisi masih menyisakan sembilan pertandingan bagi Macan Kemayoran untuk mengejar ketertinggalan.






