Arus kendaaran balik yang menuju Jakarta dan sekitarnya dari Tol Cipali masih terpantau sepi/Foto: IstimewaIndoragamnewscom, JAKARTA-Astra Tol Cipali menyiapkan pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) menuju Jakarta menyusul puncak arus balik kedua Lebaran 2026.

Kebijakan yang merupakan tindak lanjut arahan Korlantas Polri ini diterapkan secara situasional mulai Jumat (27/3/2026) pukul 08.00 WIB, dengan petugas melakukan sterilisasi jalur dan rest area di ruas Tol Cikopo–Palimanan.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyampaikan bahwa pelaksanaan one way menyesuaikan diskresi kepolisian di lapangan.
“Waktu dan lokasi pelaksanaan one way tetap bersifat situasional menyesuaikan dengan diskresi pihak Kepolisian di lapangan,” ujar Ardam.

Berdasarkan data pukul 00.00 hingga 08.00 WIB di H+5 Lebaran, tercatat sekitar 19,7 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju arah Jakarta. Angka ini lebih rendah sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
Sementara untuk arah sebaliknya tercatat 5 ribu kendaraan melintas, menunjukkan penurunan volume 7 persen dibanding periode yang sama sehari sebelumnya.
Ardam mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas selama proses sterilisasi dan rekayasa lalu lintas berlangsung. Pengendara diimbau tidak berpindah jalur maupun menggunakan u-turn.
Jika ingin berganti jalur, pengendara disarankan keluar melalui gerbang tol terdekat dan kembali masuk tanpa dikenakan tarif tambahan.
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas Polri memprediksi puncak arus balik gelombang kedua akan terjadi pada 28-29 Maret 2026, dengan potensi lonjakan kendaraan dari arah Timur menuju Jabodetabek .
Rekayasa lalu lintas one way telah diterapkan secara bertahap sejak H+1 Lebaran, dengan pengaturan yang disesuaikan terhadap volume kendaraan di lapangan .
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya mengurai kepadatan arus balik, terutama di titik-titik rawan kemacetan seperti Tol Cipali yang menjadi jalur utama dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jakarta.
Pengguna jalan diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama.






