TRENDING

Tuchel: Wajar Tim Bergantung pada Pemain Top seperti Harry Kane

2 menit membaca
Pegi Dwi
Olahraga - 01 Apr 2026

Indoragamnewscom-Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menilai adalah hal yang wajar bagi sebuah tim untuk bergantung pada pemain top seperti Harry Kane.

Pernyataan ini disampaikan setelah The Three Lions menelan kekalahan 1-0 dari Jepang dalam laga uji coba di Wembley, Selasa (31/3/2026).

Kane diistirahatkan karena cedera ringan di sesi latihan, sementara sejumlah pemain inti lainnya seperti Bukayo Saka, Noni Madueke, Declan Rice, dan John Stones juga absen.

Phil Foden dimainkan sebagai false nine menggantikan Kane, sementara Dominic Solanke baru masuk pada menit ke-60 dan Dominic Calvert-Lewin tidak masuk dalam skuad.

Tanpa Kane, lini serang Inggris kehilangan ketajaman dan hanya mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

“Di saat absen, kami tidak memiliki ancaman yang sama? Bayern Munich pun tidak, dan tidak ada tim di dunia yang bisa. Itu normal. Tim bergantung pada pemain top, jadi itu normal,” ujar Tuchel usai pertandingan.

Kane yang mencetak 48 gol dalam 45 penampilan bersama Bayern Munich musim ini, menjadi mesin gol utama klub maupun negara. Ia juga baru saja mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Inggris atas Uruguay pada Jumat (27/3/2026). Kehilangan sosoknya di lini depan membuat Inggris kesulitan membongkar pertahanan Jepang yang tampil disiplin sepanjang 90 menit.

“Harry absen, jadi kami kehilangan dia tidak hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai sosok. Kami kehilangan Bukayo, Noni, Declan Rice, dan John Stones. Mereka adalah inti dan penggerak grup ini. Ini mempengaruhi kami, itu normal,” tambah Tuchel.

Empat pemain tersebut sebelumnya telah kembali ke klub masing-masing karena alasan cedera atau manajemen beban setelah laga melawan Uruguay .

Tuchel menegaskan bahwa meski absennya Kane sangat terasa, ia yakin Inggris tetap bisa menang tanpanya. “Kami bisa menang tanpa Harry, kami akan menang tanpa Harry dan kami pernah melakukannya. Hanya saja lebih mudah dengan dia,” tegasnya.

Kekalahan ini menjadi hasil minor pertama bagi Tuchel sejak menangani Inggris pada Januari 2026. Sebelumnya, The Three Lions sukses mengalahkan Brasil 2-0 di Wembley pada Maret lalu, kemudian menang 3-0 atas Uruguay dan bermain imbang 1-1 dengan Jepang. Dengan hasil ini, Inggris mengakhiri jeda internasional Maret dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Tuchel menyatakan bahwa laga uji coba ini menjadi pembelajaran berharga untuk melihat kedalaman skuad menjelang Piala Dunia 2026.
“Kami punya waktu dua bulan sebelum turnamen. Sekarang kami tahu area mana yang perlu diperbaiki dan kami akan bekerja untuk itu,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!