Kerajinan khas Lembang dengan motif alami pada serat kayunya/Foto: Indonesia KayaIndoragamnewscom-Jangan terkecoh dengan namanya. Kayu Batik bukanlah kayu yang dihias motif batik, melainkan spesies tumbuhan langka dengan pola alami pada seratnya. Dan hanya tiga orang kakak beradik yang masih memproduksinya sebagai suvenir di kawasan Tangkuban Perahu, Lembang.

Kerajinan Kayu Batik sulit ditemukan selain di sekitar Bandung Utara. Keunikannya terletak pada motif berulang yang terbentuk dari perbedaan warna berbagai jaringan penyusun batang kayu. Karena pola ini muncul seiring pertumbuhan pohon, setiap pohon menghasilkan motif yang berbeda-beda.
Para pengrajin mengambil bahan baku kayu mentah langsung dari hutan di sekitar Ciater. Kayu yang masih basah itu dikupas kulitnya hingga berbentuk silinder, lalu dipotong horizontal sesuai ukuran suvenir yang diinginkan.
Setelah dipotong, kayu dilubangi dan dipahat secara vertikal. Bentuk yang biasa dibuat antara lain vas bunga, gelas, atau asbak. Tahap terakhir, kayu dilapis pernis dan dijemur hingga kering.

Uniknya, hanya tiga orang pengrajin yang memproduksi kerajinan ini. Mereka bersaudara. Karena kelangkaannya, suvenir ini cukup diminati turis asing. Bahkan kadang stok habis terjual meskipun kayu masih dalam kondisi basah.






