Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 01 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pemerintah memastikan pasokan dan harga bahan pangan pokok dalam kondisi stabil menjelang pertengahan Ramadan.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan kecenderungan harga mulai terkendali dan bahkan mengalami penurunan di sejumlah komoditas setelah dilakukan serangkaian inspeksi mendadak di berbagai kota besar.

“Saya rasa semua pangan pokok stabil. Stok aman. Walau memang (harga) bervariasi, tapi kecenderungannya kita lihat sudah mulai stabil dan menurun,” ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (1/3/2026).

Hasil sidak di Pasar Senen, Jakarta, pada Kamis lalu (26/2/2026) menunjukkan sebagian besar pangan strategis berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

Harga daging sapi segar tercatat Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kg, sementara cabai rawit merah turun dari Rp110.000 menjadi Rp100.000 per kg. Adapun telur ayam dibanderol Rp29.000 hingga Rp30.500 per kg.

Temuan serupa diperoleh saat sidak di Pasar Palimo, Palembang, Sumatra Selatan, pada Selasa (24/2/2026). Harga daging ayam Rp39.000 per kg, daging sapi segar Rp140.000 per kg, Minyakita Rp15.700 per kemasan, dan bawang merah Rp40.000 per kg seluruhnya tercatat sesuai HAP.

Di Kota Semarang, Jawa Tengah, Perum Bulog melaporkan kondisi serupa usai memantau Pasar Johar, Pasar Kepanjen, dan Pasar Kanjengan pada Jumat (27/2/2026). Harga beras premium tercatat Rp14.900 per kg, beras medium Rp13.500 per kg, dan beras SPHP Rp12.500 per kg.

Komoditas protein hewani juga mengalami penurunan, dengan daging sapi turun dari Rp140.000 menjadi Rp130.000 per kg dan daging ayam dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kg.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga Idulfitri.

“Kita memiliki pengalaman menjaga stabilitas harga pada periode Natal dan Tahun Baru lalu. Diharapkan selama Ramadan dan saat Idulfitri nanti kondisi juga tetap stabil. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Pemerintah melalui Bapanas dan Bulog memastikan akan terus menjalankan program intervensi, termasuk penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Bantuan pangan nanti akan didorong di tahun ini, ada 33,2 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat), akan diberikan di bulan Maret. Ini kita siapkan semua,” imbuh Ketut.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!