TRENDING

Bupati Sumenep Tekankan Dana Desa Dipakai untuk Peningkatan Kesejateraan Masyarakat

2 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah - 17 Nov 2025

Indoragamnewscom, SUMENEP-Pemerintah desa didorong untuk mengelola keuangan desa secara berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025, di Kantor Bupati, Jumat (14/11/2025).

Menurut Bupati, pengelolaan keuangan desa tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Yang lebih penting adalah memastikan setiap rupiah dari Dana Desa benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keuangan desa bukan hanya soal administrasi dan laporan, tetapi bagaimana dana itu menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, Dana Desa (DD) adalah instrumen strategis pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai prioritas kebutuhan warga.

“Pembangunan desa adalah bagian penting dari pembangunan daerah secara keseluruhan. Seluruh kepala desa harus bekerja dengan semangat kolaboratif dan integritas tinggi,” sambungnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam merancang program pembangunan yang benar-benar berpihak pada warga—mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendukung pemerintah desa agar pengelolaan Dana Desa berjalan tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Output yang diharapkan adalah lahirnya desa-desa mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan warganya secara konsisten.

“Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan desa bergerak menuju arah yang lebih maju, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Bupati Fauzi juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa. Mulai dari efektivitas pelayanan publik, percepatan administrasi, hingga transparansi pengelolaan anggaran.

“Teknologi mampu menciptakan tata kelola desa yang modern, terbuka, dan akuntabel. Kepala desa harus berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk memajukan desanya,” pungkasnya.

Lewat FGD ini, Pemkab Sumenep berharap seluruh kepala desa semakin sigap menghadapi tantangan pembangunan, memperkuat akuntabilitas keuangan, serta memastikan Dana Desa benar-benar menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!