CEO Tottenham Datangi Markas Tim usai Bencana Madrid, Masa Depan Tudor di Ujung Tanduk

3 menit membaca
Pegi Dwi
Olahraga - 12 Mar 2026

Indoragamnewscom-Kekalahan 2-5 dari Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Selasa malam telah memicu krisis di Tottenham Hotspur.

Chief Executive Vinai Venkatesham terlihat tiba di pusat latihan Hotspur Way Rabu pagi, memicu spekulasi bahwa manajer Igor Tudor akan segera dipecat setelah hanya empat laga bersama tim.

“Sekitar pukul 8.50 pagi ini Vinai Venkatesham, orang yang akan mengumumkan jika ada keputusan memberhentikan Igor Tudor dari tugasnya, tiba di pusat latihan,” ujar koresponden Sky Sports News, Gary Cotterill.

Tudor sendiri diketahui menginap di penginapan Hotspur Way sejak penunjukannya bulan lalu dan telah tiba lebih awal setelah kembali dari Spanyol . Para pemain diliburkan dan diizinkan pulang, namun sang pelatih kepala bersama beberapa stafnya tetap berada di fasilitas klub.

Kekalahan memalukan di Madrid menjadi puncak dari serangkaian hasil buruk sejak Tudor ditunjuk menggantikan Thomas Frank. Ia menjadi manajer pertama Spurs yang kalah dalam empat laga perdana masa kepelatihannya, dengan kebobolan 14 gol dalam prosesnya.

Laga di Riyadh Air Metropolitano berubah menjadi mimpi buruk sejak menit awal. Keputusan kontroversial Tudor menurunkan kiper Antonin Kinsky berujung petaka. Kiper berusia 22 tahun itu melakukan dua kesalahan fatal yang menyebabkan gol pada menit ke-6 dan ke-15, sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-17.

Lebih memprihatinkan lagi, Tudor terlihat tidak menghampiri atau menegur Kinsky saat kiper mudanya itu berjalan meninggalkan lapangan. Mantan kiper Manchester City, Joe Hart, mengkritik keras perlakuan Tudor.

“Dia masih muda, 22 tahun, dia bukan pria dewasa, dia tidak melakukan apa pun untuk menyakiti Spurs. Untuk menariknya keluar dalam situasi ini dan bahkan tidak mengakui keberadaannya? Anda harus diperlakukan seperti manusia,” tegas Hart kepada TNT Sports.

Rekannya di studio, Steve McManaman, menyebut tindakan Tudor sebagai “manajemen pemain yang sangat, sangat buruk”. Sementara legenda Manchester United, Peter Schmeichel, menilai Tudor “telah membunuh karier” Kinsky dengan keputusan tersebut.

Di dalam lapangan, pemain Tottenham terlihat berusaha menghibur Kinsky yang tertunduk lesu saat menuju ruang ganti. Bek Conor Gallagher dan gelandang Joao Palhinha berlari mengejar kiper muda itu untuk memberikan dukungan.

Selain masalah taktis, sumber BBC mengindikasikan bahwa anggota skuad Tottenham belum yakin Tudor memiliki kapasitas membimbing tim yang sedang terpuruk. “Hasil ini hanya akan mempertajam fokus pada keamanan pekerjaan Tudor dalam beberapa hari mendatang,” lapor jurnalis senior Sami Mokbel.

Keputusan memecat Tudor begitu cepat akan menjadi pengakuan jelas atas kesalahan dari hierarki klub. Namun mempertahankannya bisa menjadi kesalahan yang lebih besar mengingat Tottenham hanya berada satu poin di atas zona degradasi Premier League menjelang laga krusial melawan Liverpool di Anfield akhir pekan ini.

Legenda Spurs, Jamie O’Hara, melontarkan kritik pedas di talkSPORT. “Saya benar-benar malu menjadi penggemar Spurs. Manajer itu penipu. Saya berharap kami dihajar habis-habisan tadi malam karena satu-satunya jalan adalah manajer ini harus pergi,” ujarnya.

Dengan leg kedua melawan Atletico masih harus dimainkan pekan depan dan ancaman degradasi membayang, Tottenham menghadapi titik terendah dalam sejarah klub. Pertemuan antara Venkatesham dan Tudor Rabu pagi kemungkinan akan menentukan arah baru bagi raksasa London Utara yang tengah terpuruk.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!