Enam Jalur Utama Terputus, Warga Sumbar Diminta Tunda Perjalanan

2 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah, News - 29 Nov 2025

Indoragamnews, PADANG-Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Ditlantas Polda Sumbar) mengimbau masyarakat menunda seluruh aktivitas perjalanan darat antar daerah setelah sejumlah ruas jalan vital terputus akibat banjir dan longsor, Kamis pagi

Enam jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan kabupaten/kota lain dinyatakan tidak bisa dilalui.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Shiddiq, mengatakan, kondisi lalu lintas di berbagai titik sangat berisiko. Aparat bersama BPBD, TNI, Polri, serta Dinas PUPR masih melakukan penanganan di lapangan.

“Kami minta masyarakat benar-benar menahan diri dan menunda perjalanan. Keselamatan adalah prioritas. Situasi di lapangan belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan,” ujar Reza di Padang, pada Kamis (27/11/2025).

Reza merinci beberapa titik yang terdampak. Jalur Padang—Bukittinggi terputus akibat longsor besar di Silaiang, sementara jalur alternatif via Malalak juga tertutup material longsor. Jalur Padang—Solok putus total karena longsor di kawasan Ripha, Jembatan Timbang Lubuk Selasih. Jalur Padang—Pesisir Selatan tidak bisa dilalui karena banjir besar merendam badan jalan di Tarusan.

“Akses menuju Bukittinggi juga lumpuh. Jalur Bukittinggi—Lubuk Sikaping putus di Palupuah, dan Bukittinggi—Lubuk Basung tidak bisa dilewati akibat longsor di Kelok 44,” jelasnya.

Saat ini aparat memprioritaskan pengamanan lokasi rawan, pengalihan arus, dan evakuasi warga yang terjebak. Namun pembukaan akses diperkirakan membutuhkan waktu karena hujan ekstrem masih berlangsung dan ancaman longsor susulan tetap tinggi.

“Kami mohon seluruh pengguna jalan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri melewati jalur berbahaya. Kondisi sangat dinamis dan setiap saat dapat berubah,” ucap Reza.

Dirlantas juga mengimbau masyarakat menjaga akurasi informasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi serta terus memantau kanal resmi untuk mendapatkan perkembangan terbaru.

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan terpantau masih terjadi di beberapa titik sebelum lokasi longsor dan banjir. Aparat bekerja menyiapkan jalur darurat serta memastikan distribusi logistik dan bantuan tetap menjangkau warga di daerah terdampak.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!