Pelatih Herve Renard dipecat federasi sepak bola Arab SaudiFoto Instagram Herve RenardIndoragamnewscom-Tim nasional Arab Saudi resmi memecat pelatih Herve Renard hanya dua bulan sebelum putaran final Piala Dunia 2026. Pelatih asal Prancis itu mengonfirmasi kabar pemecatannya kepada AFP pada Jumat (17/4/2026) sore waktu setempat.

Renard kembali menangani Arab Saudi pada 2024 setelah periode pertama 2019-2023. Ia menggantikan Roberto Mancini yang dipecat seusai kekalahan kandang 0-2 dari Jepang dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kini nasib serupa menimpa dirinya sendiri.
“Ini sepak bola. Arab Saudi telah lolos ke Piala Dunia tujuh kali, dua di antaranya bersama saya. Dan hanya satu pelatih yang berhasil melewati babak grup, dan itu adalah saya, pada tahun 2022. Setidaknya saya akan memiliki kebanggaan itu,” kata Renard kepada AFP.
Pelatih berusia 57 tahun itu membawa Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya berturut-turut. Di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni mendatang, Green Falcons tergabung di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde.

Pencapaian terbesar Renard bersama Arab Saudi terjadi di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu tim asuhannya mengejutkan dunia dengan kemenangan 2-1 atas Argentina di babak penyisihan grup—tim yang akhirnya menjadi juara dunia.
Namun dalam masa kepemimpinan terakhirnya, Renard hanya mengoleksi 11 kemenangan, enam imbang, dan 11 kekalahan dari 28 pertandingan. Pada jeda internasional akhir Maret lalu, Arab Saudi kalah dalam dua laga persahabatan: 0-4 dari Mesir dan 1-2 dari Serbia.
Renard bukanlah nama sembarangan. Ia tercatat sebagai pelatih terbaik Afrika tiga kali (2012, 2015, 2018) dan memenangkan Piala Afrika dua edisi: 2012 bersama Zambia serta 2015 bersama Pantai Gading. Ia juga pernah menangani timnas Angola, Maroko, serta klub-klub seperti LOSC Lille dan FC Sochaux.
Pemecatan Renard terjadi hanya beberapa hari setelah Ghana mengganti Otto Addo dengan Carlos Queiroz. Arab Saudi sendiri sebelumnya pernah ditangani nama-nama besar: Carlos Alberto Parreira (1988-1989, 1998), Frank Rijkaard (2011-2013), dan Bert van Marwijk (2015-2017).







Tidak ada komentar