TRENDING

Kemenkes Tekankan Pentingnya Makanan yang Aman di Sekolah

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 20 Nov 2025

Indoragamnewscom, JAKARTA-Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan, Elvieda Sariwati, menekankan urgensi penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan Upaya Kesehatan Sekolah dan Madrasah (UKSM). Hal ini disampaikan dalam webinar bertema “Peran UKS dalam Keamanan Pangan” yang digelar pada Senin lalu (17/11/2025).

Dalam paparannya, Elvieda menjelaskan bahwa kelompok usia sekolah dan remaja, yang jumlahnya mencapai 23 persen dari total penduduk Indonesia, merupakan aset strategis pembangunan.

Dengan tingginya jumlah waktu yang dihabiskan anak di sekolah, intervensi kesehatan, termasuk keamanan pangan menjadi sangat menentukan kualitas tumbuh kembang mereka.

“Generasi sehat adalah fondasi masa depan yang hebat. Karena itu, memastikan makanan yang aman di sekolah bukan hanya soal kesehatan, tetapi investasi menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya.

Elvieda memaparkan bahwa empat masalah kesehatan utama masih ditemukan pada kelompok usia sekolah dan remaja, termasuk tingginya risiko penyakit tidak menular.

Salah satunya adalah prevalensi obesitas pada anak usia 5–12 tahun yang mencapai 19,7 persen, yang turut dipengaruhi oleh pola konsumsi yang tidak sehat dan pangan yang tidak aman.

Persoalan keamanan pangan di sekolah juga belum tertangani secara optimal. Data Sistem Kedaruratan dan Respon menunjukkan bahwa dari 514 kabupaten/kota, terdapat 128 kabupaten/kota (25 persen) yang melaporkan kejadian keracunan pangan.

“Ini menegaskan perlunya intervensi yang lebih kuat dan terstruktur,” tegas Elvieda.

Peran Strategis UKSM dalam Menciptakan Lingkungan Aman dan Sehat

Sebagian besar anak menghabiskan waktu di sekolah, sehingga UKSM menjadi garda terdepan dalam edukasi kesehatan, pelayanan kesehatan dasar, serta pembinaan lingkungan sekolah sehat. Melalui UKSM, pemerintah berharap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat peserta didik dapat berjalan lebih efektif.
“Terkait keamanan pangan, kapasitas tim pembina dan pelaksana UKSM harus semakin kuat. Mereka memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas risiko kesehatan,” ungkapnya.

Kemenkes juga telah menyiapkan berbagai bahan ajar kesehatan dari tingkat PAUD hingga SMA. Namun, keberhasilan edukasi disebut sangat bergantung pada kualitas guru dan pembina UKSM di masing-masing satuan pendidikan.

“Kami berharap edukasi ini membantu tim UKSM meningkatkan pelaksanaan keamanan pangan di sekolah, sekaligus mencegah berbagai masalah kesehatan lainnya. Pemerintah ingin memastikan bahwa anak-anak terlindungi sejak bangku sekolah, karena kesehatan mereka adalah fondasi sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!