Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan/FOTO: Humas Pemprov JabarIndoragamnewscom, BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat, Erawan Setiawan meminta polisi bergerak cepat menangkap seorang pemuda yang belakangan diketahui bernamaAdimas Firdaus. Firdaus diketahui melakukan pelanggaran dengan menghina suku Sunda di akun sosial medianya.

Erwan menyebut, jika pelaku dibiarkan bebas dan tanpa ada efek jera, maka hal itu bisa memecah belah bangsa.
“Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut karena ini sudah SARA dan bisa memecah belah bangsa,” kata Erwan kepada wartawan di Bandung, Kamis (11/12/2025).
Meski demikian, Erwan meminta masyarakat Sunda dimanapun berada untuk tetap tenang dan menyerhakan semua proses kepada pihak penegakan hukum untuk memproses pelaku.

“Namun jangan dendam kepada sukunya, karena tidak semua sama. Kita fokus pada oknum tersebut. Kita harus saling menghormati sebagai sesama warga NKRI. Jangan sampai ada lagi yang menghina suku apa pun—Sunda, Jawa, Batak, dan lainnya,” pungkasnya.
Hingga saat ini, diketahui sudah ada dua komunitas Sunda yang melaporkan pelaku ke pihak kepolisian. Komunitas itu adalah Bobotoh dan Rumah Aliansi Sunda Ngahiji.







Tidak ada komentar