Kompany Kecam Komentar Mourinho Soal Vinicius Jr

3 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 21 Feb 2026

Indoragamnewscom-Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, bereaksi keras terhadap komentar Jose Mourinho terkait dugaan rasisme yang dialami bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Kompany menilai pernyataan Mourinho justru menyerang karakter Vinicius dan tidak pada tempatnya membawa-bawa nama legenda Benfica, Eusebio.

Pada laga play-off leg pertama Liga Champions, Selasa malam lalu, Benfica menjamu Real Madrid di Estadio da Luz. Vinicius Jr mencetak gol pembuka pada menit ke-50. Usai merayakan gol, pemain Brasil itu terlihat berbicara dengan wasit Francois Letexier untuk melaporkan bahwa ia menerima perlakuan rasis yang diduga dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Prestianni, 20 tahun, telah mengeluarkan pernyataan dan membantah telah melontarkan komentar rasis kepada Vinicius Jr. UEFA dikabarkan telah menunjuk inspektur etika dan disiplin untuk menyelidiki insiden tersebut, sebuah proses yang bisa memakan waktu hingga tiga minggu.

Mourinho dalam pernyataannya usai pertandingan mengaitkan perayaan gol Vinicius dengan potensi rasisme. Ia juga menyinggung legenda Benfica, Eusebio, yang berkulit hitam.

“Saya katakan padanya, ketika Anda mencetak gol seperti itu, rayakan saja dan berjalan kembali. Ketika dia berdebat tentang rasisme, saya katakan padanya bahwa orang terbesar dalam sejarah klub ini berkulit hitam. Klub ini, hal terakhir yang bisa dibilang adalah rasis. Jika dalam pikirannya ada sesuatu terkait itu, saya tidak percaya satu pun atau lainnya. Saya ingin bersikap independen,” ujar Mourinho.

Kompany, mantan kapten Manchester City itu, mengecam pernyataan Mourinho yang membawa nama Eusebio ke dalam situasi ini. Menurutnya, komentar tersebut tidak tepat dan mengabaikan sejarah kelam yang dialami pemain kulit hitam di era 1960-an.

“Anda memiliki pemimpin sebuah organisasi, Jose Mourinho, yang menyerang karakter Vinicius Jr dengan membawa jenis perayaan untuk mendiskreditkan apa yang dilakukan Vinicius saat ini. Di atas itu dia menyebut nama Eusebio, untuk mengatakan Benfica tidak bisa rasis karena pemain terbaik dalam sejarah Benfica adalah Eusebio,” kata Kompany.

“Apakah Anda tahu apa yang harus dilalui pemain kulit hitam di tahun 60-an? Apakah dia ada di sana untuk bepergian dengan Eusebio di setiap pertandingan tandang dan melihat apa yang dia alami, di setiap tempat di Eropa?”

Kompany melanjutkan, ayahnya yang berkulit hitam juga hidup di era 1960-an dan harus melalui perjalanan panjang. Satu-satunya pilihan saat itu adalah diam, tidak mengatakan apa-apa, dan harus sepuluh kali lebih baik untuk mendapatkan sedikit pengakuan.

“Itu mungkin kehidupan Eusebio. Hari ini, menggunakan namanya untuk membuat poin tentang Vini Jr yang sebenarnya akhirnya berada dalam situasi di mana dia bisa mengatakan sesuatu tentang hal itu. Ada banyak pemain di liga berbeda di Eropa yang tidak memiliki suara. Ada pemain di Hongaria, Bulgaria, Serbia jika sesuatu terjadi pada mereka dan mereka adalah pemain kulit hitam, mereka tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan apa pun,” ujar Kompany.

“Vini Jr setidaknya berada dalam situasi di mana banyak pemain telah memungkinkan dia untuk mengambil momen ini dan memprotes saat ini,” kata Kompany menambahkan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!