Maut yang Menjemput di Warung Kopi Saat Gunungan Sampah Runtuh

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah, News - 09 Mar 2026

Indoragamnewscom, BEKASI-Sebuah warung kopi yang menjadi tempat melepas penat bagi para pekerja di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berubah menjadi lokasi tragedi setelah gunungan sampah setinggi belasan meter longsor secara tiba-tiba.

Insiden maut di Zona 4C, Kelurahan Cikiwul, Kota Bekasi ini menelan empat korban jiwa yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi, mulai dari pedagang, pemulung, hingga sopir truk yang tengah mengantre.

Pihak keamanan kini berpacu dengan waktu menggunakan alat berat untuk menyisir reruntuhan material sampah yang padat, menyusul kekhawatiran masih adanya korban lain yang terperangkap di bawah timbunan.

Kejadian bermula saat tumpukan material sisa konsumsi tersebut runtuh dan menutup akses jalan utama, menimbun bangunan semipermanen serta beberapa armada truk operasional.

Jeritan peringatan sempat terdengar sesaat sebelum longsoran masif itu meluluhlantakkan area peristirahatan para pekerja lapangan.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, mengonfirmasi identitas para korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian.

“Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi, EW (26) pemulung, serta dua sopir truk yakni DS (22) dan IS (40),” ujar Kusumo dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Adapun upaya penyelamatan saat ini difokuskan pada titik koordinat warung dan deretan truk yang tertimbun paling dalam. Meskipun dua pengemudi truk dilaporkan selamat, petugas gabungan dari kepolisian dan BPBD mencurigai masih ada sekitar sepuluh orang lainnya yang hilang di titik nol saat kejadian berlangsung.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Asep Edi Suheri, yang meninjau langsung proses evakuasi menekankan pentingnya ketelitian personel di tengah risiko longsor susulan.

“Kami telah memberikan arahan kepada personel gabungan untuk memprioritaskan pencarian korban yang diduga masih terperangkap di bawah material longsor,” tegasnya di lokasi musibah.

Investigasi mendalam mengenai penyebab runtuhnya zona pembuangan ini mulai digulirkan guna mengevaluasi standar keamanan bagi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup di gunungan sampah tersebut.

Sementara itu, suasana di Cikiwul masih dilingkupi duka seiring proses identifikasi lanjutan terhadap para korban. Operasi pencarian akan terus dilakukan selama cuaca memungkinkan, mengingat material sampah yang labil dan aroma menyengat menjadi kendala teknis utama bagi tim penyelamat di lapangan.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!