TRENDING

Megawati Bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Riset Air Jadi Fokus

3 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 05 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di istana kepresidenan Qasr Al Watan (Palace of the Nation), Abu Dhabi, Rabu (4/2/2026) waktu setempat.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat. Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP Muhammad Prananda Prabowo, istri Prananda Nancy Prananda, Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, serta Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto.

Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas berbagai peluang kerja sama strategis, terutama di bidang riset dan teknologi pengolahan air. Megawati mengungkapkan, ini merupakan pertemuan keduanya dengan Pangeran Sheikh Khaled.

Pertemuan pertama terjadi saat Megawati diundang dalam agenda khusus bersama keluarga pendiri Uni Emirat Arab sekaligus penguasa Abu Dhabi. Ketertarikan Putra Mahkota terhadap Indonesia, khususnya di sektor riset, kembali menjadi topik utama pembahasan.

“Karena waktu yang pertama itu beliau menanyakan Indonesia itu bagaimana. Dan tadi ditanyakan kembali, beliau ternyata (mengingat) dari pembicaraan yang pertama saya menceritakan kalau saya memegang BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional),” ujar Megawati usai pertemuan.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati menjelaskan bahwa Sheikh Khaled menunjukkan minat kuat untuk memperdalam kerja sama riset antara Uni Emirat Arab dan Indonesia. Menanggapi hal itu, Megawati memaparkan ruang lingkup riset yang dikelola BRIN.

“Saya harus menceritakan bahwa di BRIN itu ada 12 bagian, ada masalah pangan, flora fauna, dan lain sebagainya. Sehingga tentunya bisa kemungkinan menjadi sebuah pemikiran dari beliau kalau mau mengadakan kerja sama itu di dalam bidang-bidang apa saja,” jelasnya.

Selain riset di bawah payung BRIN, Megawati juga menyoroti kemajuan teknologi Uni Emirat Arab dalam mengelola sumber daya air, meski berada di kawasan gurun pasir. Putri Proklamator RI Bung Karno itu mengaku terkesan dengan tata kelola air di Abu Dhabi.

“Kalau saya menanyakan kepada beliau, di sini ternyata kalau kita lihat kan ini tadinya gurun pasir, tapi kok bisa ada air mancur dan lain sebagainya,” kata Megawati.

Dari penjelasan tersebut, Megawati mengetahui bahwa Uni Emirat Arab telah mengembangkan teknologi desalinasi air laut secara masif. Teknologi ini dinilainya relevan untuk dipelajari lebih lanjut dan berpotensi diterapkan di Indonesia.

“Rupanya di sini sudah dilakukan pengolahan dari desalinasi air laut. Nah, mungkin kemungkinan itulah yang akan kami bahas lebih dalam,” tambahnya.

Meski membahas isu serius mulai dari politik hingga riset teknologi, Megawati menggambarkan suasana pertemuan berlangsung cair. Ia bahkan tidak menyadari diskusi telah berlangsung selama satu jam karena antusiasme Sheikh Khaled dalam berdialog.

“Tadi saya tanya (staf), soalnya enggak lihat jam. Ternyata satu jam. Saya pikir kayaknya cepat banget. Ya karena beliau banyak bertanya, saya jadi banyak menjawab,” tuturnya sambil tersenyum.

Di akhir pertemuan, Megawati menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Putra Mahkota Abu Dhabi. Ia berharap hubungan panjang antara Indonesia dan Uni Emirat Arab dapat semakin erat melalui kerja sama konkret ke depan.

“Sangat bersahabat sekali. Saya tentunya sangat bangga dan berterima kasih. Sebagai anak bangsa, Indonesia dengan Uni Emirat Arab ini kan sudah dari dulu punya hubungan. Mudah-mudahan ini pun akan lebih membahas dan lebih dalam,” pungkas Megawati.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

4 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!