Mourinho Percaya Benfica Singkirkan Real Madrid

3 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 17 Feb 2026

Indoragamnewscom-Jose Mourinho kembali menantang mantan klubnya, Real Madrid, dalam laga babak play-off Liga Champions di Estadio Da Luz pada Selasa malam waktu setempat.

Pertemuan ini terjadi kurang dari satu bulan setelah drama di fase grup yang meloloskan Benfica secara dramatis lewat gol kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98.

Meskipun Real Madrid datang dengan reputasi besar, Mourinho menegaskan bahwa timnya tidak memerlukan mukjizat untuk melaju ke babak berikutnya.

Ia memandang kekuatan kolektif anak asuhnya mampu mengimbangi ambisi raksasa Spanyol tersebut jika tampil tanpa celah di Lisbon.

Optimisme manajer asal Portugal tersebut didasari pada sejarah pertemuan terakhir yang membuktikan bahwa segala hal bisa terjadi di lapangan hijau.

Gol sundulan Trubin yang diperintahkan langsung oleh Mourinho sebelumnya telah menyingkirkan Marseille dari persaingan berkat keunggulan selisih gol.

Kini, menghadapi babak gugur, Mourinho menuntut kesempurnaan taktis dari skuad Benfica untuk meredam keunggulan teknis tim tamu.

Menurutnya, meski secara sejarah dan kapasitas Real Madrid sulit dibandingkan dengan klub mana pun, kekuatan sepak bola terletak pada peluang untuk menjungkirbalikkan prediksi.

Mourinho menyadari besarnya tantangan yang dihadapi saat menjamu klub yang telah memenangkan trofi Liga Champions terbanyak tersebut. Namun, ia menekankan bahwa nama besar bukan jaminan kemenangan mutlak di atas lapangan.

“Saya rasa Benfica tidak butuh keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid. Kami hanya perlu tampil dalam performa terbaik, bahkan hampir sempurna. Tentu saja, Real Madrid tetaplah Real Madrid. Sejarah, kemahiran, ambisi, tidak ada gunanya membandingkan hal-hal itu. Satu-satunya yang bisa dibandingkan adalah Real Madrid itu klub besar, dan Benfica pun klub besar. Selain itu, tidak ada hal lain yang sepadan. Namun, sepak bola punya kekuatan ini, dan kami bisa menang,” ujar Mourinho.

Sejak kemenangan dramatis atas Madrid di fase grup, performa Benfica di kompetisi domestik cenderung stabil dengan mengantongi dua kemenangan berturut-turut atas Alverca dan Santa Clara.

Menghadapi laga kontinental ini, Mourinho memperkirakan akan bertemu dengan skuad Real Madrid yang jauh lebih matang dan telah melakukan evaluasi struktur pasca kekalahan di Lisbon sebelumnya.

Ia mewaspadai perubahan taktis yang mungkin dibawa oleh Alvaro Arbeloa untuk membalas kekalahan tersebut.

“Saya memperkirakan akan menghadapi kandidat nomor satu pemenang Liga Champions,” katanya menegaskan kualitas lawan yang akan dihadapinya.

Di sisi lain, Mourinho memberikan pujian tinggi kepada manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, yang merupakan mantan anak asuhnya. Meski bertekad menyingkirkan El Real dari kompetisi Eropa, ia tetap berharap Arbeloa sukses di kancah domestik Spanyol.

“Saya ingin sekali menyingkirkan Real Madrid, tetapi saya juga ingin melihat Alvaro menjuarai liga dan bertahan di klub tersebut selama bertahun-tahun. Dia adalah pelatih yang sangat mumpuni, memiliki semangat Madrid yang kental, serta kepribadian untuk mengelola Real Madrid, yang mana hal itu tidak bisa dilakukan oleh semua orang.” tutur manajer berjuluk The Special One tersebut mengakhiri sesi wawancara.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!