SPBU Pertamina di Karangpawitan Kabupaten Garut/Foto: Nandang Permana/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BANDUNG-PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) mengerahkan 1.620 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan 439 Pertashop untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026.

Pertamina juga menyiagakan ribuan agen LPG serta fasilitas pendukung lainnya guna mengantisipasi lonjakan mobilitas pemudik.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan pihaknya bekerja ekstra memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas berjalan lancar.
“Selain itu, terdapat 439 Pertashop yang juga membantu distribusi BBM di berbagai wilayah,” ujarnya dalam pertemuan virtual, Selasa (10/3/2026).

Untuk kebutuhan LPG, Pertamina menyiapkan 2.331 agen serta 206 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) yang akan beroperasi memastikan pasokan gas bagi masyarakat. Sebanyak 427 SPBU siaga 24 jam dan 2.180 agen LPG siaga juga disiagakan selama periode mudik dan arus balik.
Satria memaparkan, selama Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, perusahaan memproyeksikan terjadi perubahan pola konsumsi energi.
Permintaan BBM jenis gasoline diperkirakan meningkat sekitar 9,6 persen dibandingkan kondisi normal, sementara konsumsi BBM industri diprediksi naik 7,9 persen. Adapun konsumsi LPG diperkirakan naik 2,86 persen seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga selama bulan puasa.
Sebaliknya, konsumsi gasoil diprediksi turun sekitar 27,3 persen karena aktivitas logistik dan industri biasanya berkurang selama masa libur Lebaran.
Pertamina juga menyediakan layanan tambahan bagi pemudik, antara lain 12 unit Serambi MyPertamina di sejumlah rest area tol dan kawasan wisata. Fasilitas ini dilengkapi tempat istirahat, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga potong rambut.
Selain itu, perusahaan menyiapkan motoris BBM di 52 titik, 62 mobil tangki siaga, serta layanan service car dan towing car untuk membantu kendaraan yang mengalami kendala selama perjalanan.
Berdasarkan perhitungan Pertamina, puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 14–15 Maret dan 18–20 Maret, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret.
“Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina berharap distribusi energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat berjalan lancar meski terjadi lonjakan mobilitas masyarakat,” ujar Satria.







Tidak ada komentar