Gubernur Jabar Dedi Mulyadi/Foto:Humas Pemprov JabarIndoragamnewscom, BANDUNG-Persoalan sampah kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan seluruh kepala daerah mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi untuk ikut turun tangan memerangi masalah sampah.

Arahan tersebut tak hanya menyasar ruang publik, tetapi juga menekankan pembenahan dari lingkungan paling dasar, yakni kantor-kantor pemerintahan. Presiden meminta agar setiap kepala daerah memastikan persoalan sampah di instansi masing-masing benar-benar ditangani secara nyata.
Instruksi ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menilai perintah presiden sejalan dengan upaya yang selama ini terus ia dorong kepada pemerintah daerah di Jawa Barat.
“Tinggal semua bupati wali kota, kemarin kan yang biasa ngotot urusan sampah adalah gubernur. Hari ini presiden menginstruksikan hal yang sama,” kata Dedi saat di Gedung Sate, Selasa (3/2/2026).

Dedi pun tak menampik bahwa selama ini masih ada daerah yang kurang responsif terhadap imbauannya soal penanganan sampah. Namun, ia berharap instruksi langsung dari Presiden Prabowo bisa menjadi dorongan kuat agar pemerintah daerah lebih serius menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau yang gubernur kurang begitu didengar, masa presiden enggak mau didengar. Kan harus didengar sama bupati wali kota. Malu kalau tidak di tidak bersih lingkungannya,” jelasnya.
Di tengah sorotan tersebut, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis yang berhasil meraih penghargaan Adipura 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Menurutnya, capaian itu layak dijadikan contoh bagi daerah lain dalam mengelola sampah dan lingkungan secara berkelanjutan.
“Dan saya ngucapin terima kasih ya. Itu Ciamis itu termasuk yang dapat Adipura. Terima kasih. Itu contoh,” ujar Dedi.
Dengan adanya instruksi langsung dari presiden dan dukungan pemerintah provinsi, Dedi berharap isu sampah tak lagi sekadar wacana, melainkan benar-benar ditangani serius oleh seluruh kepala daerah.






