Kawasan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur/Foto: IstimewaIndoragamnewscom, KALIMANTAN TIMUR–Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian. Bukan cuma soal infrastruktur yang makin megah, tapi soal “nyawa” kota ini ke depan. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, blak-blakan berharap IKN tak sekadar jadi pusat kebudayaan, tapi juga kiblat ekonomi kreatif (ekraf) nasional.

Aspirasi ini disampaikan Kawendra saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke IKN, Kamis (29/1/2026). Di hadapan Ketua Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, Kawendra mengaku terpukau dengan vibes pembangunan yang ada.
IKN Sebagai Kota Masa Depan
Kawendra, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gekraf (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional), menilai IKN punya potensi besar untuk memamerkan “taring” kreatif bangsa di mata internasional.

“Jadi kami datang ke sini sangat amaze dengan perkembangan pembangunan di IKN. Hampir setiap sisi IKN ini menggambarkan kebudayaan dan bagaimana konsep-konsep ekonomi kreatif ini terlihat jelas. Nah tadi Pak Bas menyampaikan bahwa di sini akan ada pusat kebudayaan. Namun, saya berharap selain pusat kebudayaan, juga ada pusat ekonomi kreatif,” ujar Kawendra.
Politisi Fraksi Gerindra ini menegaskan bahwa sebagai percontohan kota masa depan, IKN harus jadi bukti nyata keunggulan bangsa.
“Maka kita harus menunjukkan pada dunia bahwa kita memiliki pusat kota yang memang menggambarkan keunggulan kebudayaan dan ekonomi kreatif bangsa kita,” tambahnya.
Pak Basuki Kasih Lampu Hijau
Gayung bersambut, Basuki Hadimuljono atau yang akrab disapa Pak Bas, memberikan respons positif. Ia menerima catatan dari Komisi VI DPR sebagai masukan penting untuk masa depan Nusantara.
Pak Bas setuju bahwa IKN memang harus bertransformasi menjadi kota yang menghidupkan sektor kreatif, bukan hanya sebagai etalase budaya statis.
Sinergi dengan Visi Presiden Prabowo
Langkah ini sangat sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memisahkan Kementerian Kebudayaan dengan Ekonomi Kreatif. Tujuannya jelas: agar ekraf bisa melesat menjadi penyumbang PDB yang signifikan dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Dengan dorongan ini, IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat birokrasi, tapi juga inkubator bagi para kreator, seniman, dan pengusaha kreatif tanah air untuk naik kelas ke panggung global.







Tidak ada komentar