Dari Kiri ke Kanan
Fahd Yudhanegoro, EVP – Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison. Julandi George Fransiskus, SVP – Head of Region Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison. Mardiono Eko Prayitno, AVP – Head of Technology Region Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison.Indoragamnewscom, BALI-Pulau Dewata Bali biasanya menjadi salah satu daerah yang paling pada didatangi wisatawan ketika libur Nataru (Natal dan Tahun Baru). Setiap tahunnya jumlah wisawatan ke Bali saat Nataru selalu meningkat, seperti pada liburan Nataru 2023/2024 tercatat 79.000-80.000 pengunjung menggunakan transportasi melalui Bandara I Gusti I Ngurah Rai, Bali.

Tahun berikutnya 2024/2025 Dinas Pariwisata Bali memprediksi kunjungan akan naik hingga 20% dari tahun sebelumnya, dengan proyeksi total mencapai 7 juta pengunjung ke Bali pada akhir tahun 2025 mendatang. Namun, banyaknya kendala liburan Nataru yang disebakan oleh jaringan internet yang bisa mempengaruhi kualitas liburan akhir tahun.
Mengantisipasi hal tersebut, Head Technology Bali Nusra Indosat, Mardiono Eka Prayitno mengatakan peningkatan trafik mulai nampak memasuki awal bulan Desember. Pihaknya sudah mengandalkan teknologi AI (artificial intelligence) untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan jaringan di wilayah khususnya Bali Nusra.
“Tingkat lonjakan akan terjadi pada malam tahun baru. AI membantu membaca pola pergerakan pengguna dan penentuan tindakan teknis paling efisien. Mulai dari kapasitas dan kualitas layanan,” katanya di Sanur, Senin 15 Desember 2025.

Menurutnya, dengan emampuan AI bisa memproyeksikan keperluan jaringan, level BTS atau stasiun pemancar dan lokasi spesiifikasi, pada saat liburan Nataru Indosat bisa upgrade. Pada periode Nataru ini, Indosat menyiapkan sekitar 2.700 hingga 2.800 site BTS dengan total 7.500 cellpada wilayah Bali Nusra. Data wilayah yang diproyeksikan lonjakan tanjam ada di Denpasar, Badung Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Timur.
“Indosat mengoperasikan command center 7×24 dengan pengawasan regional sebagai sebagai pendamping pusat nasional. 132 personel tim lapangan untuk respon cepat jika ada gangguan saat Nataru,” pungkas dia







Tidak ada komentar