Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 009 Batam Kota/Foto: Humas Pemkot BatamIndoragamnewscom, BATAM-Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra kembali turun ke lapangan meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SD Negeri 009 Batam Kota, Kamis (16/4/2026). Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera mengerjakan fasilitas penyeberangan dalam waktu satu minggu.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemko Batam terhadap keselamatan pelajar. Sebelumnya, pada Senin (13/4), Li Claudia telah meninjau lokasi serupa di SD Negeri 001 Batam Kota sebagai respons atas insiden tabrak lari yang menimpa seorang siswa saat pulang sekolah pada 31 Maret lalu.
Di SDN 009, kondisi yang dihadapi tak kalah memprihatinkan. Wakil Wali Kota mendapati belum adanya fasilitas penyeberangan yang layak di depan sekolah—sebuah kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan siswa, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.
“Saya menerima laporan, anak-anak SDN 009 Batam Kota kesulitan menyeberang karena belum ada zebra cross. Ini menjadi perhatian serius,” ujar Li Claudia.

Ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam untuk segera melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Targetnya tegas: dalam satu minggu, pengerjaan ZoSS sudah bisa dimulai.
“Kepala Dinas Perhubungan segera cek. Dalam waktu satu minggu, kalau bisa sudah mulai dikerjakan,” tegasnya .
ZoSS Berstandar Modern
Li Claudia menekankan bahwa pembangunan ZoSS tidak boleh dilakukan secara asal. Fasilitas ini harus dirancang secara optimal dan berstandar modern demi menjamin keamanan pelajar.
“ZoSS harus jelas ditandai dan dibuat modern. Batam adalah kota maju, jadi kita harus bisa mengambil referensi dari negara maju, tentu tetap disesuaikan dengan standar yang berlaku,” katanya.
ZoSS sendiri merupakan kawasan di lingkungan sekolah yang dilengkapi berbagai fasilitas keselamatan seperti marka jalan berwarna merah (dijuluki “karpet merah”), pita penggaduh kuning, garis zig-zag sebelum zebra cross, rambu batas kecepatan maksimal 30 km/jam, serta lampu peringatan . Zona ini bertujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar usia 5 hingga 15 tahun.
Pembangunan di SDN 009 akan mengacu pada fasilitas serupa yang tengah dikembangkan di SDN 001 Batam Kota, yang proses pengerjaannya telah dimulai lebih awal sebagai langkah cepat pemerintah daerah menyusul insiden kecelakaan.
Komitmen Keselamatan Pelajar
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi anak-anak, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di sekitar kawasan pendidikan.
SD Negeri 009 Batam Kota sendiri merupakan sekolah dengan akreditasi A yang berlokasi di Komplek Botania Garden, Batam Centre . Sekolah ini memiliki 1.421 siswa yang dibimbing oleh 43 guru.
Dalam kunjungannya, Li Claudia juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada siswa dan pihak sekolah setelah fasilitas penyeberangan selesai dibangun, agar ZoSS dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Li Claudia juga menerima penghargaan KWP Award 2026 di Jakarta dalam kategori pemimpin perempuan pendorong inovasi dan kolaborasi di kawasan perbatasan. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmennya dalam memperkuat sinergi pembangunan di wilayah strategis perbatasan.







Tidak ada komentar