Umuh Muchtar Gelar Mancing Bareng Mantan Pemain Persib

3 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 10 Okt 2025

Indoragamnews.com, BANDUNG-Akhir pekan ini akan terasa istimewa di kediaman Umuh Muchtar. Manajer Persib Bandung itu dan Jurnalis Olahraga Bandung menggelar acara mancing bareng bersama sejumlah mantan pemain Maung Bandung.

Sebuah kegiatan sederhana, namun sarat makna kebersamaan dan kenangan panjang perjalanan Persib.

Bagi Umuh, kegiatan itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Ia ingin mengenang kembali perjalanan panjangnya bersama Maung Bandung dan para pemain yang pernah berjuang di bawah panji biru.

“Saya banyak kenangan dengan Persib, dengan semua mantan pemain. Mereka tahu betul, saya mencintai Persib karena hobi, bukan karena apa-apa. Saya dulu sering nginap di hotel waktu tim main, bukan untuk ikut campur, tapi karena saya ingin dekat dengan mereka,” ujar Umuh, di Tanjung Sari, Sumedang, Jumat 10 Oktober 2025.

Pria berusia 76 tahun ini pun bercerita tentang bagaimana dulu dirinya tak segan mengeluarkan uang pribadi demi kebahagiaan pemain.

“Dulu saya bisa jual tanah seperti jual kacang goreng, asal Persib menang, pasti saya kasih bonus. Tidak pernah ada taruhan, saya haramkan itu. Semua karena kecintaan saya pada Persib,” ujarnya.

Kenangan masa lalu itu, katanya, masih melekat hingga kini. Dari para pelatih seperti Indra Tohir hingga pemain seperti Djadjang Nurdjaman, Yudi Guntara, dan Asep Sumantri, semua punya tempat istimewa di hatinya.

Mantan pemain Persib Asep Sumantri mengaku acara ini menjadi momen yang sangat dinantikan. Selain ajang silaturahmi, ia menyebut sosok Umuh Muchtar sebagai figur penting dalam hidupnya.

“Pak Haji itu bukan hanya manajer, tapi seperti orang tua bagi kami. Saya pribadi tidak akan lupa, beliau pernah menjual tanah dengan harga murah supaya saya bisa punya rumah sendiri. Itu bentuk perhatian yang luar biasa,” ujar Asep.

Ia juga mengenang masa-masa ketika Persib masih bergantung pada dana APBD. Saat kondisi finansial tim belum stabil, Umuh kerap turun tangan memberi bonus pribadi bagi para pemain.

“Kalau menang, pasti ada bonus dari Pak Haji. Itu bukan dari klub, tapi dari kantong beliau sendiri. Kami semua tahu niatnya tulus untuk mendukung Persib,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Yudi Guntara, yang masih mengingat momen-momen kebersamaan dengan Umuh saat tim bertanding ke luar negeri.

“Dulu kalau mau berangkat ke luar negeri, para pemain suka nanya dulu, ‘Pak Haji ikut enggak?’ Kalau beliau ikut, semua senang. Karena kalau ada Pak Umuh, suasana tim selalu hangat dan bersemangat,” kenangnya.

Kini, setelah sekian lama tak berkumpul, acara sederhana di akhir pekan nanti menjadi ruang untuk kembali merajut kenangan.

“Mudah-mudahan semua mantan pemain bisa hadir. Ini kesempatan langka untuk nostalgia dan berterima kasih pada sosok yang sudah banyak berjasa untuk Persib,” ujar Asep.

Bagi Umuh Muchtar, cinta pada Persib adalah cinta yang tak lekang oleh waktu.

“Saya berat berpisah dengan Persib. Tapi momen seperti ini mengingatkan saya bahwa keluarga besar Persib itu tidak pernah benar-benar terpisah,” ujarnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!