Ji Chang Wook/Foto: Instagram Ji Chang WookIndoragamnewscom-Aktor papan atas Korea Selatan, Ji Chang Wook, baru saja menyelesaikan proyek drama action-thriller terbarunya di Disney+ berjudul The Manipulated.

Kesuksesan drama yang diangkat dari film Fabricated City (2017) ini memicu perbincangan hangat, terutama mengenai kemungkinan berlanjutnya cerita ke Season 2.
Peran Ji Chang Wook dalam The Manipulated
Dalam The Manipulated, Ji Chang Wook memerankan karakter utama bernama Park Tae-joong, seorang pria biasa yang hidupnya hancur total setelah dijebak dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan.

Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, kehilangan reputasi, dan segala yang ia miliki.
Karakter Tae-joong digambarkan sebagai sosok yang jujur dan pantang menyerah, yang kemudian bertransformasi menjadi seorang pembalas dendam setelah mengetahui bahwa ia adalah korban dari manipulasi jenius yang dilakukan oleh An Yo-han (diperankan oleh D.O. EXO).
Peran ini menuntut Ji Chang Wook untuk menampilkan intensitas emosi yang tinggi, mulai dari penderitaan seorang korban, hingga tekad membara untuk membersihkan namanya.
Bahkan, Ji Chang Wook sendiri mengakui bahwa proyek ini sangat menguras fisik dan mental. Ia banyak melakukan adegan laga yang brutal, bahkan menyiratkan bahwa The Manipulated mungkin menjadi proyek aksi laga terakhirnya karena tuntutan fisik yang semakin berat seiring bertambahnya usia.
Mengapa Season 2 Menjadi Perbincangan?
Meskipun awalnya dipromosikan sebagai limited series (hanya satu musim), perbincangan mengenai The Manipulated Season 2 muncul karena dua faktor utama: Ending yang Menggantung dan antusiasme penonton.
1. Akhir Cerita yang Mencurigakan
Musim pertama The Manipulated berakhir dengan Park Tae-joong berhasil mengungkap kejahatan An Yo-han, membersihkan namanya di pengadilan, dan menjalani hidup yang lebih damai. Namun, adegan penutup menyisakan keraguan besar:
Nasib An Yo-han: Sebuah siaran berita melaporkan Yo-han tewas dalam kebakaran, tetapi jasadnya tidak diperlihatkan. Hal ini terasa mencurigakan, mengingat Yo-han adalah dalang yang sangat licin.
Sosok Misterius: Adegan paling kuat yang mengisyaratkan Season 2 adalah kembalinya ruangan operasional Yo-han. Ruangan tersebut berfungsi kembali, dengan semua monitor menyala, dan seorang sosok berbayang terlihat duduk di kursi Yo-han.
Adegan ini menunjukkan bahwa operasi manipulasi kejahatan berskala besar yang dijalankan Yo-han mungkin belum sepenuhnya berakhir, entah karena Yo-han sendiri yang selamat dan bersembunyi, atau karena ada pihak lain yang mewarisi atau mengambil alih sistemnya.
2. Tanggapan Ji Chang Wook Mengenai Season 2
Saat diwawancarai terkait berakhirnya drama, Ji Chang Wook secara jujur memberikan tanggapan yang beragam mengenai Season 2:
Awalnya Menolak: Ia sempat tertawa dan mengatakan bahwa ia tidak terlalu ingin melakukannya karena proyek ini sangat melelahkan, terutama adegan aksinya.
Keterbukaan: Namun, ia segera menambahkan bahwa tidak ada kegembiraan yang lebih besar selain mengetahui karyanya sangat dicintai hingga diminta untuk berlanjut. Ia menyatakan, “Jika tawaran Season 2 datang, saya tidak punya pilihan selain melakukannya, meskipun itu akan membutuhkan keputusan besar.”
Belum Ada Pembicaraan Resmi: Ji Chang Wook juga menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi dari pihak produksi maupun Disney+ terkait Season 2, meskipun adanya akhir yang terbuka.
Hingga saat ini, The Manipulated Season 2 belum dikonfirmasi secara resmi oleh Disney+ atau tim produksi. Namun, hubungan antara Ji Chang Wook dan Season 2 ini akan selalu terikat pada dua hal: akhir cerita yang sengaja dibuat menggantung oleh penulis, dan pengakuan sang aktor akan beratnya peran Park Tae-joong.
Jika Season 2 dibuat, hampir dapat dipastikan Park Tae-joong (Ji Chang Wook) akan kembali, mungkin untuk menghadapi ancaman yang belum sepenuhnya terhapus, entah itu Yo-han yang kembali atau dalang baru di balik layar.
Keputusan ini akan sangat bergantung pada respons pasar dan apakah Disney+ memutuskan untuk mengembangkan serial ini melampaui konsep limited series awalnya.






