Ketua Komisi IV, Siti Hediati Suharto /Foto: Humas DPRIndoragamnewscom, KULON PROGO – Menjaga stabilitas harga daging di pasar ternyata bermula dari kesehatan hewan di kandang. Hal inilah yang melandasi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Kulon Progo, DIY, pada Jumat (30/1/2026).

Titiek Soeharto: Sehat Hewannya, Aman Pangan Kita
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, memberikan sinyal hijau terkait penambahan anggaran di sektor kesehatan hewan. Langkah ini dinilai mendesak untuk membentengi ketahanan pangan nasional dari ancaman wabah.
“Saya setujui penambahan anggaran karena ini penting untuk menjaga kesehatan hewan. Kalau sampai terjangkit penyakit seperti PMK atau antraks, tentu akan mengganggu suplai daging,” tegas Titiek.

Efek Domino Wabah: Harga Melejit, Peternak Menjerit
Politisi senior dari Fraksi Partai Gerindra ini menyoroti dampak mengerikan jika penyakit hewan tidak tertangani dengan serius. Selain membuat harga daging melambung tinggi, kesejahteraan para peternak pun menjadi taruhannya.
“Kalau suplai terganggu, harga daging juga ikut terganggu. Kesehatan para peternak bisa menurun,” jelasnya merujuk pada beban ekonomi yang akan dipikul masyarakat.
Taruhan Reputasi Internasional
Lebih dari sekadar urusan perut, Titiek menekankan bahwa status kesehatan hewan di Indonesia adalah cermin negara di mata dunia. Indonesia tidak boleh kecolongan oleh wabah yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak dini.
“Nama Indonesia juga akan sangat terpengaruh jika sampai terjangkit penyakit. Karena itu, lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” kata Titiek dengan lugas.
Perkuat Karantina dan Pencegahan
Dukungan penuh DPR RI kini mengarah pada penguatan anggaran di sektor kesehatan hewan dan badan karantina. Baginya, investasi di sektor pencegahan jauh lebih murah daripada menangani wabah yang sudah terlanjur meluas.
“Dari kesehatan hewan dan badan karantina memang butuh dana yang lebih banyak lagi. Untuk pengobatan dan pencegahan ini tentu akan kami setujui,” pungkasnya.






