Sepanjang pertandingan, penyerang Persib yang juga pencetak satu-satunya gol kemenangan Maung Bandung, Andrew Jung mendapatkan pengawalan ketata sepanjanjang laga dari para pemain Ratchaburi FC/Foto: Muhammad Farid/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BANDUNG-Persib Bandung gagal melangkah ke fase berikutnya dalam kompetisi AFC Champions League Two meski berhasil memetik kemenangan tipis atas Ratchaburi FC pada Rabu (18/2/2026).

Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tim berjuluk Maung Bandung tersebut unggul 1-0 melalui gol tunggal Andrew Jung pada menit ke-40.
Namun, kemenangan ini tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan pada pertandingan leg pertama di kandang lawan.
Situasi di lapangan semakin berat bagi tuan rumah setelah harus bermain dengan sepuluh orang, yang menghambat ambisi mereka untuk mengejar selisih dua gol agregat di hadapan pendukung sendiri.

Penyerang Persib, Andrew Jung, mengakui bahwa timnya memulai laga dengan performa yang menjanjikan sebelum kendala kekurangan pemain muncul. Ia sepakat dengan analisis tim kepelatihan bahwa performa di babak pertama merupakan momen terbaik Persib untuk mengamankan tiket lolos.
“Seperti yang pelatih katakan, di babak pertama kami bermain dengan baik dan kami bisa mencetak gol. Tapi setelah kondisinya sebelas melawan sepuluh, kondisi jadi menjadi lebih sulit untuk menang, itu saja. Ya seperti yang pelatih katakan, kami kalah di laga leg pertama, bukan hari ini. Tapi saya tidak mau bicara mengenai wasit,” ujar Andrew Jung dalam keterangan usai pertandingan.
Kekecewaan mendalam menyelimuti skuad Maung Bandung karena perjalanan mereka di kompetisi level benua harus terhenti prematur. Andrew Jung menyayangkan kegagalan tersebut, padahal dukungan dari tribun penonton sangat masif sepanjang laga berlangsung.
“Yang pertama, kami merasa kecewa karena kami tidak lolos. Untuk suporter di sini luar biasa, kami bermain di suatu momen dan saya senang melihat suporter karena kembali memberikan dukungan yang luar biasa. Sayang kami tidak lolos dan merasa kecewa akan hal itu,” tuturnya.
Kekurangan jumlah pemain dianggap sebagai faktor penentu yang melumpuhkan daya serang Persib di babak kedua. Jung menilai rencana untuk mencetak gol kedua di paruh awal laga sebenarnya hampir berhasil, namun situasi pertandingan berubah drastis dan menuntut energi lebih besar dari para pemain.
“Kita semua tahu, jika saja kami bisa mencetak satu gol lagi di babak pertama, itu akan sulit bagi mereka karena memang tidak mudah bermain di sini. Tapi seperti yang tadi saya katakan, tidak mudah untuk bermain sebelas melawan sepuluh. Kami sudah mencoba, sudah mengerahkan segalanya saya rasa tapi itu tidak cukup. Tidak mudah karena kekurangan satu pemain. Saya rasa, kami sudah melakukan yang terbaik,” kata pemain asal Prancis tersebut menutup penjelasannya.







Tidak ada komentar