TRENDING

Anggota DPR Imas Aan Soroti Kemacetan dan Jalan Rusak di Jalur Mudik

2 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 19 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Imas Aan Ubudiyah, meminta Badan Usaha Milik Negara sektor karya membuktikan komitmennya dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik pada Lebaran 2026.

Sorotan keras disampaikan legislator Partai Kebangkitan Bangsa itu menyusul laporan kemacetan parah serta masih ditemukannya infrastruktur jalan yang belum layak di sejumlah ruas strategis.

Imas menilai persoalan kemacetan dan kondisi jalan yang rusak tidak hanya merugikan waktu dan biaya, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Menurutnya, BUMN karya semestinya menjadi bagian dari solusi, bukan malah menambah persoalan di tengah mobilitas massal masyarakat.

“BUMN karya harus hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak dan nyaman harus benar-benar diwujudkan, apalagi ini momentum mudik yang sangat krusial bagi masyarakat,” kata Imas dalam pernyataan, Rabu malam (18/3/2026).

Ia menyoroti sejumlah temuan di lapangan yang masih menunjukkan adanya proyek yang belum rampung, jalan berlubang, serta minimnya penerangan di beberapa titik. Semua faktor itu, ujarnya, berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis.

“Ini tidak bisa dianggap sepele. Jalan berlubang, perbaikan yang belum selesai, serta minimnya penerangan di beberapa ruas menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pemudik,” ujarnya.

Imas mendesak BUMN karya segera mengambil langkah terukur dan cepat. Ia meminta adanya percepatan perbaikan jalan, optimalisasi manajemen lalu lintas di titik-titik rawan macet, serta peningkatan fasilitas pendukung seperti rest area dan penerangan jalan. Selain itu, koordinasi lintas sektoral dinilai mutlak diperlukan agar respons di lapangan berjalan efektif.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari lemahnya koordinasi dan lambannya respons. Mudik adalah momen kebahagiaan, negara harus memastikan perjalanan mereka aman dan nyaman,” tambah legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat itu.

Puncak arus mudik yang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan menuntut kesiapsiagaan penuh. Imas menginstruksikan BUMN karya untuk bersiaga, termasuk jika perlu melakukan rekayasa lalu lintas tambahan, percepatan perbaikan darurat, hingga penambahan personel di lapangan.

“BUMN karya harus siaga penuh. Jika diperlukan, lakukan rekayasa lalu lintas tambahan, percepatan perbaikan darurat, hingga penambahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Berdasarkan pemantauan dan laporan yang diterima, titik-titik rawan kemacetan dan infrastruktur bermasalah tersebar di sejumlah ruas vital. Di antaranya Jalur Pantura, khususnya wilayah Brebes–Tegal hingga Pekalongan, Tol Trans Jawa di sekitar rest area; Tol Tangerang-Merak di ruas Bitung, Brebes, dan Kayu Agung–Palembang yang banyak ditemukan lubang; Jalur selatan Jawa seperti Tasikmalaya–Garut yang mengalami penyempitan jalan; serta Jalan Lintas Sumatera di ruas Sibolga-Pandan dan simpang Betung.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!