Batik Garut mempunyai 80 motif/Foto: Indonesia KayaIndoragamnewscom-Batik sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO memiliki kekayaan motif mencerminkan karakter setiap daerah. Salah satunya batik Garut dari Jawa Barat yang dikenal dengan warna lebih cerah dan proses pembuatan dua sisi.

Batik Garutan, sebutan untuk karya seni masyarakat di kabupaten yang bersebelahan dengan Tasikmalaya ini, menghadirkan warna-warna seperti biru, merah bata, atau ungu yang menjadi pilihan para perajin.
Kekayaan motifnya mencapai sekitar 80-an ragam, antara lain bulu hayam, lereng calung, lereng jaksa, cupat manggu, merak ngibing, dan batu ngampar.
Motif-motif tersebut umumnya terinspirasi dari kondisi alam sekitar Garut yang dikelilingi pegunungan. Flora dan fauna yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat turut melengkapi kekayaan corak batik Garutan, mencerminkan kehalusan budaya Sunda serta kearifan lokal yang dijaga lintas generasi.

Keunikan batik Garutan terletak pada proses pembuatannya yang membedakannya dari batik Jawa Tengah atau Yogyakarta. Motif tidak hanya dibuat pada salah satu sisi kain, melainkan bolak-balik. Untuk peralatan, para perajin tetap menggunakan malam dan canting seperti halnya pembuatan batik di wilayah lain.
Proses yang cukup rumit ini berdampak pada waktu pengerjaan yang panjang. Sehelai kain batik dengan motif sederhana memerlukan waktu sekitar satu minggu, sementara motif yang sangat sulit bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan.
Masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat batik Garutan dapat mengunjungi workshop Batik Tulis Garutan RM di Jalan Papandayan No. 54, Garut. Lokasi ini berfungsi sebagai toko sekaligus tempat pembuatan batik.







Tidak ada komentar