Berbuka dengan kurma adalah sunnah Nabi yang kaya manfaat kesehatan/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Berbuka puasa dengan kurma bukan sekadar tradisi, melainkan sunnah Nabi Muhammad SAW yang sarat manfaat bagi kesehatan.

Anjuran ini termaktub dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi yang menempatkan kurma sebagai pilihan utama untuk mengawali hidangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Rasulullah SAW bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma; jika tidak ada, maka dengan air, karena air adalah penyuci.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Mengikuti sunnah ini merupakan bentuk ketaatan sekaligus pengamalan nilai-nilai kesehatan yang terkandung di dalamnya.
Kurma kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Kandungan karbohidrat di dalamnya menyediakan sumber energi cepat untuk mengembalikan tenaga setelah seharian berpuasa.

Serat alami kurma membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit yang kerap muncul akibat perubahan pola makan selama Ramadan. Vitamin B6, kalium, magnesium, dan zat besi yang terkandung dalam buah ini juga berperan vital dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Gula alami kurma yang terdiri dari glukosa, fruktosa, dan sukrosa memberikan energi instan tanpa membebani sistem pencernaan. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk mengawali berbuka sebelum mengonsumsi makanan berat.
Magnesium di dalamnya juga berkontribusi meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi stres, sementara kalium membantu menurunkan tekanan darah serta mendukung kesehatan jantung.
Antioksidan dalam kurma berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa studi menunjukkan kandungan tersebut juga bermanfaat menjaga kesehatan otak dan melindunginya dari peradangan.
Dengan segala keistimewaan gizi dan kesehatannya, kurma menjadi pilihan sempurna untuk menyambut waktu berbuka. Mengamalkan sunnah ini berarti meraih pahala sekaligus memelihara tubuh sebagai amanah yang harus dijaga.






