BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu dan Ganja

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 19 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memusnahkan barang bukti narkotika seberat 102.369,90 gram hasil pengungkapan lima kasus besar di berbagai wilayah Indonesia.
Barang bukti yang dihancurkan terdiri dari 100.531,70 gram sabu dan 889 gram ganja, serta sediaan narkotika jenis baru. Selain narkotika konvensional, penyidik juga memusnahkan 990 mililiter cairan serta 953,30 gram padatan MDMB-4EN-PINACA atau tembakau sintetis.

Plt. Deputi Pemberantasan Narkoba BNN RI Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan menyatakan bahwa seluruh barang bukti ini berasal dari operasi di Aceh, Banten, dan DKI Jakarta, termasuk hasil pembongkaran laboratorium gelap.

“Jenis barang bukti berupa sabu, ganja serta tembakau sintetis yang berasal dari pengungkapan clandestine lab,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Operasi penindakan yang melibatkan 10 tersangka ini menjadi bagian dari strategi terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan perwakilan kementerian, lembaga terkait, serta unsur masyarakat guna menjamin akuntabilitas penegakan hukum.

Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk memutus rantai peredaran gelap yang dinilai sebagai ancaman serius terhadap sendi kehidupan berbangsa.
BNN menekankan bahwa keberhasilan menyita ratusan kilogram narkotika ini berdampak langsung pada perlindungan masyarakat dari risiko ketergantungan zat terlarang di berbagai daerah.

Secara statistik, penggagalan distribusi narkotika dalam skala besar ini diklaim telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan. Roy Hardi Siahaan menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap para pengedar dan pemilik laboratorium gelap merupakan prioritas utama untuk menjaga moralitas generasi muda.

“BNN telah berhasil menyelamatkan potensi penyalahgunaan narkotika terhadap kurang lebih 401.460 orang diselamatkan, terutama potensi penyalahgunaan narkotika,” tandasnya.

Selain tindakan represif, otoritas keamanan terus mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan indikasi peredaran gelap melalui kanal Call Center 184 demi mempersempit ruang gerak jaringan sindikat narkotika internasional maupun lokal.

Pemusnahan ini menandai komitmen otoritas dalam membersihkan wilayah Indonesia dari pengaruh narkotika yang kian masif, terutama dengan munculnya varian sintetis dari laboratorium rumahan.

Proses penghancuran barang bukti menggunakan mesin insinerator bersuhu tinggi untuk memastikan seluruh zat kimia berbahaya tersebut musnah sepenuhnya dan tidak mencemari lingkungan.

Melalui pengungkapan kasus yang melibatkan jaringan lintas provinsi ini, BNN berupaya memperkuat pengawasan di pintu-pintu masuk utama dan wilayah yang teridentifikasi sebagai titik rawan peredaran.
Sinergi antara penegak hukum dan partisipasi publik dianggap sebagai kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia bersih dari narkoba secara berkelanjutan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!