Manajer Benfica, Jose Mourinho/Foto: Instagram BenficaIndoragamnewscom-Benfica berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Porto dalam laga sengit Primeira Liga yang diwarnai pengusiran pelatih Jose Mourinho oleh wasit.

Gol telat Leandro Barreiro pada menit ke-88 menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan setelah sempat tertinggal dua gol di babak pertama.
Namun, tensi tinggi di pinggir lapangan memuncak sesaat setelah gol penyeimbang tersebut, hingga wasit Joao Pinheiro melayangkan kartu merah kepada Mourinho di masa injury time.
Hasil ini membuat Porto gagal memperlebar jarak enam poin di puncak klasemen dan kini hanya unggul empat angka dari Sporting di posisi kedua.
Tim tamu sejatinya berada di atas angin sejak paruh pertama melalui eksekusi klinis Victor Froholdt dan Oskar Pietuszewski. Dominasi Porto sempat menempatkan Benfica dalam tekanan besar sebelum Andreas Schjelderup mencetak gol balasan yang membangkitkan asa publik tuan rumah.
Momentum kebangkitan Benfica akhirnya mencapai puncaknya saat Barreiro melepaskan tendangan voli yang gagal dihalau kiper Diogo Costa. Skor imbang tersebut memicu luapan emosi di area teknis yang berujung pada pengusiran sang pelatih ikonik asal Portugal tersebut ke tribun penonton.

Adapun hasil bagi satu angka ini membuat peta persaingan di papan atas Liga Portugal tetap kompetitif meski Porto masih memegang kendali. Porto kini mengoleksi keunggulan tujuh poin atas Benfica yang tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara.
Kendati gagal meraih poin penuh, Benfica menunjukkan resiliensi mental yang kuat untuk mengejar ketertinggalan di menit-menit krusial. Sebaliknya, hilangnya kendali emosi di pengujung laga menjadi catatan bagi kubu Porto dalam upaya mereka mengamankan gelar juara musim ini.







Tidak ada komentar