Imigrasi Jambi Perketat Pengawasan Paspor Cegah Tindak Pidana Perdagangan Orang

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 21 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAMBI-Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Jambi memperketat pengawasan terhadap pemohon paspor sebagai langkah nyata pencegahan perdagangan orang di Jambi.

Otoritas imigrasi mewanti-wanti warga agar tidak mudah tergiur tawaran gaji besar di luar negeri yang sering kali menjadi pintu masuk sindikat kriminal.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jambi, Petrus Teguh Aprianto, menegaskan bahwa memastikan legalitas dokumen dan kejelasan kontrak kerja adalah langkah mutlak bagi setiap warga yang berniat mencari nafkah di mancanegara.

Hal ini dilakukan guna menekan angka pekerja migran nonprosedural yang rentan menjadi korban eksploitasi.

“Masyarakat jangan mudah percaya pada iming-iming gaji besar tanpa kejelasan perusahaan maupun kontrak kerja. Tawaran yang tidak jelas kerap menjadi modus sindikat perdagangan orang untuk merekrut korban,” ujar Teguh dikutip Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa praktik perekrutan ilegal sering kali menyasar kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan informasi serta desakan kebutuhan ekonomi.

Oleh sebab itu, pengecekan mendalam terhadap rekam jejak perusahaan penyalur tenaga kerja menjadi kunci utama sebelum seseorang memutuskan untuk berangkat.

Dalam upaya memitigasi risiko tersebut, petugas imigrasi di lapangan kini lebih selektif dan mendalam saat melakukan wawancara kepada pemohon paspor yang terindikasi akan bekerja di luar negeri.

Proses verifikasi dokumen pendukung kini melibatkan pengamatan lebih tajam untuk memastikan tujuan keberangkatan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah administratif ini diambil sebagai benteng pertama dalam mendeteksi adanya potensi pemberangkatan tenaga kerja secara nonprosedural sejak tahap awal permohonan dokumen perjalanan.

“Petugas melakukan pendalaman melalui wawancara serta verifikasi dokumen pendukung guna memastikan tujuan keberangkatan sesuai ketentuan,” katanya.

Selain memperketat pintu perbatasan dan administrasi, pihak Imigrasi Jambi juga menggandeng berbagai instansi terkait untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan edukasi hingga ke tingkat akar rumput.

Koordinasi lintas sektoral ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur resmi yang aman dan terlindungi secara hukum oleh negara.

Masyarakat juga diminta untuk aktif berpartisipasi dalam memberikan informasi jika menemukan adanya praktik perekrutan yang mencurigakan di lingkungan mereka.

Laporan dari warga sangat krusial bagi petugas untuk menindaklanjuti indikasi perdagangan orang sebelum jatuh lebih banyak korban.

Penguatan pengawasan dan dukungan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menciptakan iklim kerja luar negeri yang sehat serta menjauhkan warga Jambi dari jerat eksploitasi sindikat internasional yang kerap memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!